Tekno

[REVIEW] Realme 3: Juara Baru Smartphone Kelas Mid-Ranger

Febi Prilaksono | 17 April 2019 - 07:00
[REVIEW] Realme 3: Juara Baru Smartphone Kelas Mid-Ranger

Apa yang kurang dari smartphone dengan harga murah, spesifikasi wah dan kamera mewah? Inilah yang akan lo dapetin ketika membeli Realme 3. Mau tau seluk beluk dari smartphone ini? Langsung disimak aja ya!

Geeq.id, Jakarta - Realme kayaknya nggak mau memberikan celah bagi para reviewer untuk ngejelek-jelekin smartphone-nya, khususnya Realme 3. Gimana nggak, dengan harga termurah yang ditawarkan adalah Rp 1,8 juta kurang seribu dan varian termahal adalah Rp 2,4 juta kurang seribu, seakan smartphone ini tanpa celah bagi smartphone kelas menengah.

Beberapa fitur seperti Game Space dan Face Unlcok, lalu dua kamera belakang dan kapasitas baterai yang di atas rata-rata menjadikan daya tarik untuk ponsel Realme 3 ini. Mau tau lebih lanjut kayak apa smartphone ini? Yuk kita kupas tuntas smartphone ini dan kita liat apa aja kelebihan dan kekurangannya.

Unboxing

Setelah ngedapetin Realme 3, jujur aja Geeqy langsung terkesan banget sama desain box smartphone ini. Perpaduan antara warna abu-abu dengan orange dan desain minimalis dengan minimnya tulisan di box terlihat seperti kotak yang berisi sebuah barang dengan teknologi kelas tinggi.

Ketika dibuka, lo akan mendapatkan standar produk kayak gini:

  • Realme 3
  • Charger
  • Kabel Micro USB
  • Sim Ejector
  • Case

Sayangnya, di setiap paket pembelian lo nggak akan mendapatkan earphone yang padahal smartphone Realme 3 sendiri dilengkapi dengan fitur Real Original Sound Technology untuk mendukung kualitas suara ketika menggunakan earphone. Mending teknologi ini kita bahas nanti aja ya.

Body Tour

Ponsel Realme 3 sendiri memiliki tiga buah varian warna, yaitu Black, Dynamic Black dan Radiant Blue. Dilihat secara keseluruan, bodi smartphone ini memang terlihat solid dengan bobot yang nggak terlalu berat, yaitu 175 gram. Udah gitu dengan lengkungan di bagian pinggir membuat smartphone ini pas banget dalam genggaman.

Bodi Realme 3 sendiri mengusung desain unibodi yang bahkan garsi bodi sampingnya nggak keliatan sama sekali. Bodi belakang smartphone ini terbuat dari polikarbonat yang memang wajar kalo mengingat harga smartphone ini juga nggak terlalu mahal.

Di bagian belakang sendiri terdapat dua buah lensa yang terletak pada pojok kiri atas, lalu ada fingerprint yang letaknya berada di tengah, tapi sayangnya peletakkannya agak terlalu keatas membuat jari telunjuk Geeqy agak kesulitan untuk menggapainya. Di pojok kiri bawah terdapat tulisan Realme yang membuat smartphone ini terlihat lebih elegan, apa lagi dibalut dengan gradasi warna yang ciamik.

Tombol-tombol penting seperti volume sendiri berada di sisi sebelah kanan bodi dan di sebelah kanan terdapat tombol power. SIM tray dan SD card tray juga berada pada sisi sebelah kiri bodi, tepat di atas tombol volume. Yang menyenangkan, lo nggak harus mengorbankan salah satu SIM card untuk jika iningin menambah memori dengan menggunakan Micro SD.

Pada bagian bawah terdapat port microUSB, port jack audio 3,5mm, dan dua buah lubang mic lengkap dengan lubang speakernya. Sementara padai bagian atas bodi nggak terdapat apapun alias polos aja.

Bagian layarnya sendiri, terdapat sebuah notch waterdrop untuk meletakkan kamera depannya. Sayangnya, pada bagian bawah layar, menurut Geeqy bezelnya terlihat lebih tebal dari pada smartphone-smartphone layar full display lainnya. Ini membuat kesan mewah terasa hilang seketika, walaupun nggak ngaruh apa-apa juga sih ke performanya.

OS dan Fitur

Realme 3 sendiri menggunakan sistem operasi Android 9.0 Pie yang ROM ColorOS 6.0 dengan tampilan yang sangat simpel. Walaupun mempunyai tombol navigasi on screen, seperti tombol home, back dan recent apps, terdapat metode lainnya untuk melakukan navigasi yang bisa dipilih, seperti menggunakan gestur agar nggak perlu lagi mengorbankan layar untuk penempatan tombol-tombol navigasi.

Ada beberapa fitur menarik yang tersedia pada smartphone Realme 3, seperti Game Space, Face Unlock dan Riding Mode. Ada juga fitur pengaturan layar untuk mengatur screen color temperature yang membuat layar lebih terlihat kebiruan atau kekuningan agar dapat disesuaikan dengan kenyamanan mata penggunanya.

Pada layar juga terdapat fitur Night Shield yang berguna untuk memberikan kenyamanan dan kemanan bagi kesehatan mata penggunanya ketika menggunakan smartphone pada malam hari. Fitur ini akan mengurangi intensitas blue light pada layar yang ternyata memancarkan radiasi bagi mata pengguna.

Lalu ada juga fitur Real Original Sound Technology untuk mengatur equalizer suara yang dihasilkan pada smartphone ini. Fitur ini sendiri lebih dikhususkan untuk mendengarkan musik dengan menggunakan earphone. Yang lucu, dengan adanya fitur ini namun Realme nggak melengkapi earphone pada paket penjualannya.

Untuk urusan sensornya, smartphone ini bisa dibilang cukup lengkap dengan adanya accelerometer, proximity, dan compass. Sayangnya pada Realme 3 nggak terdapat fitur NFC, padahal NFC ini sendiri sekarang ini makin sering digunakan oleh para warga Indonesia terlebih hampir semua pembayaran untuk transportasi sekarang ini menggunakan uang elektronik.

Yang Geeqy seneng, bloatware alias aplikasi bawaan pada smartphone ini nggak terlalu bayak kayak ponsel-ponsel China lainnya. Dihitung-hitung bloatware pada Realme 3 tuh nggak nyampe 15 deh (di luar aplikasi bawaan dari Google ya), kayak TikTok, Facebook, J&T, BABE, dan lainnya. Jadi nggak terlalu makan banyak memori lah.

Performa dan Baterai

Realme 3 yang saat ini Geeqy uji adalah yang versi RAM 4GB dengan memori internal 64GB. Setelah Geeqy coba gunakan selama seminggu, bisa dibilang smartphone ini cukup mampu untuk menghandle penggunaan yang menunjang aktitas sehari-hari, seperti digunakan untuk chat, membaca berita, nonton Youtube, dan bersosial media secara bergantian dengan sangat lancar.

Untuk dapur pacunya sendiri ditenagai dengan chipset Mediatek Helio P60 dengan proses FinFET 12nm terbaru yang pastinya hemat daya. Chipset ini sendiri mengadopsi struktur 8-core dan dilengkapi dengan 4-core Cortex-A53 dan 4-core Cortex-A73 dengan clockspeed mencapai 2.0Ghz.

Prosesor yang digunakan pada chipset ini adalah Octa-core dengan GPU Mali-G72. Dengan chipset yang digunakan ini, cukup mudah smartphone ini untuk melibas game-game kekinian, kayak PUBG yang sanggup pada setting-an HD dan High Frame Rate, lalu Mobile Legends dengan setting-an tertinggi.

Geeqy juga sempat menguji ketangguhan smartphone ini dengan tes benchmark menggunakan Antutu. Hasilnya, smartphone ini memiliki skor 131343. Ya, skor yang cukup lumayan lah untuk smartphone seharga nggak nyampe 2,5 juta. Lagian apa sih yang diharapin sama smartphone seharga segitu? Kamera bagus dan performa yang mampu melibas game-game kekinian aja seharusnya udah bagus banget kan?

Untuk urusan baterainya, smartphone ini punya kapasitas baterai yang lumayan tangguh juga, yaitu 4230mAh. Ketika Geeqy pakai buat sehari-hari, memang daya tahan baterainya cukup mumpuni untuk menunjang seharian. Pas dicoba buat marathon streaming Youtube dan juga main game juga lumayan awet banget, hanya berkurang 10-15% dalam kurun waktu hampir sejam.

Proses pengisian daya pada Realme 3 juga terbilang lumayan cepet dengan kondisi di bawah 20% sampai ke 100% hanya dalam kurun waktu 2 jam aja. Jadi buat lo yang orangnya mobile banget, ponsel ini cocok banget. Udah hemat daya, terus nge-charge-nya cepet pula.

Kamera

Sekarang ini, smartphone-smartphone seharga 1,8-2 jutaan keatas pun kita udah bisa mendapatkan smartphone dengan kamera utama ganda. Begitu juga dengan Realme 3. Namun, walaupun harga smartphone ini tergolong murah, kualitas foto dari smartphone ini nggak bisa dipandang sebelah mata lho.

Dengan kamera utama ganda berukuran 13MP dengan aperture f/1.8 dan kamera satunya lagi berukuran 2MP depth sensor, hasil jepretannya bisa dibilang mempunyai tone warna yang bagus banget. Kondisi dengan pencahayaan baik maupun kurang baik bisa dilibas dengan mudah oleh kamera Realme 3.

Pengambilan foto dengan Mode Potrait yang bisa menghasilkan efek bokeh juga terlihat lebih natural. Nggak lebay kayak kamera-kamera pada smartphone lain, dan juga nggak miss yang membuat efek bokehnya meleber-meleber kemana-mana.

Buat mengambil gambar pada kondisi low ligth, disarankan menggunakan fitur Mode Nightscape. Dengan dukungan AI, sinergi multi-frame dan algoritma anti-shake membuat mode ini dapat meningkatkan kualitas gambar dalam kondisi minim cahaya naik secara signifikan. Noise yang biasanya muncul pada gambar minim cahaya bahkan bisa tersamarkan.

Ada juga mode Chroma Boost yang dapat membuat perpaduan warna dan eksposur menjadi seimbang. Mode ini dapat menyesuaikan warna objek dengan kondisi di sekitar, seperti pengambilan foto di indoor maupun outdoor, di pagi, siang, ataupun malam hari. Hasil dari jepretan dengan mode ini dapat menghasilkan gambar dengan komposisi warna yang sangat pas.

Untuk urusan kamera selfie-nya, dengan kamera 13MP yang menggunakan lensa 5P, membuat hasil potretnya cukup baik. Sayang, pas diambil dalam kondisi pencahayaan yang kurang baik, gambar yang dihasilkan memiliki kualitas warna yang agak pucat dengan noise yang cukup mengganggu.

Kamera selfie-nya sendiri menggunakan algoritma SelfiePro RealmeU1 yang memiliki 296 titik identifikasi wajah. Fitur ini sendiri dapat membuat detail kualitas kulit, mata dan rambut secara tepat seperti aslinya. Apa lagi terdapat fitur Mode Beauty yang didukung teknologi AI, pastinya wajah lo bisa dibikin secantik Selena Gomez padahal aslinya malah mirip Mad Dog.

Walaupun harga smartphone ini nggak lebih dari 2,5 jutaan, tapi hasil jepretan nggak malu-maluin banget buat diposting di sosial media lo. Ya, cukup lengkap lah fitur kamera yang disuguhkan dalam smartphone kelas mid-range ini.

Kesimpulan

Pros

  • Udah Android 9.0 Pie
  • The Real dual SIM, nggak harus ngorbanin SIM card untuk gunain Micro SD
  • Desain premium, enak digenggam, dan nggak terlalu berat ataupun terlalu ringan
  • Fitur Real Original Sound Technology
  • Bloatware yang nggak terlalu banyak
  • Baterai kuat seharian
  • Nge-charge yang lumayan cepet
  • Libas game-game kekinian dengan kualitas grafis rata kanan
  • Kualitas kamera yang bagus dalam kondisi cahaya yang minim

Cons

  • Nggak dapet earphone
  • Bezel pada bagian bawah layar masih tebel
  • Nggak ada NFC
  • Kamera selfie yang kualitasnya kurang bagus ketika kondisi minim cahaya

Menurut Geeqy, Realme 3 bisa jadi salah satu smartphone yang juara dalam kelas mid-ranger. Walaupun masih memiliki beberapa kekurangan, namun mengingat harganya yang murah, mungkin semuanya masih bisa dimaklumi. Apa lagi melihat masih banyak kelebihan-kelebihan yang bisa didapetin dan mungkin bisa menutup kekurangan dari smartphone ini. Beli atau nggak? Kalo emang niat ganti ponsel, mungkin Realme 3 bisa jadi pilihan.

8

Nilai Keseluruhan
Design
8.0
Features
8.0
Performance
8.0
Trending
Tekno

Google Hapus 50 Aplikasi Adware, Beberapa Populer di Indonesia!

Febi Prilaksono | 2 jam yang lalu
Google Hapus 50 Aplikasi Adware, Beberapa Populer di Indonesia!

Dari bulan setahun yang lalu, Google lagi rajin-rajinnya bersih-bersih di layanan Google Play Store-nya. Udah beberapa aplikasi yang akhirnya ditendang dari pasar aplikasinya Google gara-gara ketahuan berbahaya bagi pengguna Android. Sekarang pun Google melakukan hal yag sama, bahkan beberapa aplikasi ada yang populer di Indonesia.

Geeq.id, Jakarta - Berbeda dengan pasar aplikasi milik Apple, yaitu App Store yang dengan ketat memfilter aplikasi-aplikasi yang bisa masuk ke dalam layanannya, Google agak lebih bebas untuk para developer aplikasi Android agar bisa masuk ke dalam layanan Google Play Store. Namun, dalam setahun kebelakang Google malah rajin bersih-bersih pasar aplikasinya dari aplikasi yang mengancam keamanan para penggunanya.

Kali ini juga demikian. Dilansir dari Digital Information World, baru-baru ini Google menghapus lebih dari 50 aplikasi dari layanan Play Store-nya. Dari laporan Avast, yaitu perusahaan keamanan cyber menyebutkan aplikasi-aplikasi tersebut berisi adware, yaitu software yang bisa menampilkan iklan tanpa persetujuan penggunanya.

Aplikasi-aplikasi yang dihapus berupa aplikasi fitness, edit foto, bahkan game ketahuan berisi adware di dalamnya. Beberapa aplikasi bahkan lumayan populer di Indonesia, yaitu Chess Battle, Connect the Dots, Easy Pics Cutter, Magic Gamepad - Stress Releaser & Boredom Blocker, Pro Photo Blur, Free Watermark Camera 2019, Magic Cut Out, dan lainnya.

Buat yang belum tau, adware sendiri adalah sebuah jenis malware yang dapat menampilkan iklan dalam layar penuh secara terus menerus. Malahan dalam beberapa kasus, adware malah menawarkan pengguna untuk menginstall aplikasi yang berisi adware lainnya.

Peneliti juga menemukan dua jenis adware yang udah bertebaran di smartphone Android. Yang pertama tercatat udah terinstall sebanyak 3,6 juta kali dan berisi yang berwujud game sederhana, aplikasi foto editing dan aplikasi fitness. Aplikasi ini tercatat paling banyak diinstall di India, Indonesia, Filipina, Pakistan, Bangladesh, dan Nepal.

Jenis yang kedua justru disebutkan lebih canggih dari yang pertama. Dari laporan peneliti, jenis kedua bahkan akan melakukan pemeriksaan sebelum menggunakan fungsi iklan layar penuh, dan bahkan dienkripsi. Aplikasi adware ini udah diinstall sebanyak 28 juta kali dan berupa aplikasi musik.

Dari kedua jenis adware tersebut, total udah ada 30 juta smartphone Android yang terinfeksi adware dari aplikasi-aplikasi tersebut. Apakah smartphone lo menjadi salah satunya? 

Subscribe to our newsletter

CONNECT WITH US

Film & TV

Review Avengers: Endgame, Lebih dari Sekadar Pembalasan

Arya Despratama | 2 jam yang lalu
Review Avengers: Endgame, Lebih dari Sekadar Pembalasan

Sebagai film puncak Marvel Cinematic Universe, Avengers: Endgame dituntut harus bisa membayar penantian para fans selama 10 tahun terakhir. Apakah secara keseluruhan filmnya dapat memuaskan para penonton? Simak review Geeqy berikut ini.

Geeq.id, Jakarta – Akhirnya penantian para penggemar Marvel di Indonesia tersampaikan setelah Avengers: Endgame resmi ditayangkan serentak di seluruh bioskop tanah air pada 24 April 2019 kemarin. Buat kalian yang udah melihat cuplikannya dari trailer atau teaser yang bertebaran di internet, sepertinya harus hati-hati nih. Sebab ada beberapa adegan palsu dalam cuplikan yang mungkin udah semuanya lo lihat di dunia maya.

Seperti judulnya ‘Endgame’, film ini menceritakan akhir sekaligus babak baru dari para karakter superhero. Kalo di Infinity War, mengkisahkan Avengers yang terpuruk usai melawan Thanos (Josh Brolin), ceritanya kali ini bisa dibilang sebagai pembalasan Captain America Cs untuk mengalahkan sang penguasa Titan.

Namun, yang disuguhkan dalam ceritanya ternyata lebih dari sekadar itu, Geeqs. Gak melulu soal pembalasan yang dijadikan sebagai acuan dalam film ini, tapi juga ada pengorbanan dan pendewasaan dari karakter superhero. Berikut beberapa gambaran yang tersaji dalam Avengers: Endgame.

Keterlibatan Sang Sutradara

Peran Russo bersaudara gak cuma sebagai sutradara dalam film ini. Joe Russo juga ikut ambil bagian sebagai cameo dalam adegan diskusi orang-orang yang hilang. Dalam adegan ini, ia mendapat motivasi dari Captain America (Chris Evans) untuk tetap tegar melanjutkan hidupnya setelah kehilangan orang paling berharganya. Itu merupakan salah satu kejutan yang bisa lo saksikan di filmnya.

Plot Sedikit Kompleks

Sementara kalo dari segi alur cerita, Avengers: Endgame memiliki plot yang cukup kompleks karena dibumbui oleh teori ilmiah seputar ruang dan waktu. Hal inilah yang membawa Avengers untuk memungkingkan mengembalikan semua orang yang hilang akibat jentikkan jari Thanos. Meski sempat ditentang karena terlalu berisiko, tapi seperti yang udah diucapkan berkali-kali dari filmnya, yaitu ‘Apapun resikonya’, para Avengers harus bisa membawa mereka kembali.

Epik di Akhir

Dari segi tone, Anthony dan Joe Russo masih mempertahankan ciri khasnya di Avengers: Endgame. Semenjak memulai debutnya di MCU lewat Captain America: The Winter Soldier, Russo bersaudara ini emang selalu menyisipkan adegan-adegan epik di bagian akhir filmnya.

Dengan durasi tiga jam lebih sebenarnya ada beberapa adegan seru di bagian awal dan tengah filmnya. Namun, itu belum terasa cukup membayar penantian para fans yang telah lama menunggu untuk menyaksikan film ini. Terlepas dari itu, Avengers: Endgame bakal bikin bulu kuduk merinding jelang akhir filmnya.

Ada yang Mati

Soal siapa karakter yang mati dalam Endgame kerap dipertanyakan dan diperdebatkan oleh para penggemar. Nah, bukannya Geeqy mau spoiler, tapi setidaknya ada dua tokoh yang harus berkorban untuk bisa mengembalikan keadaan.

Seperti yang tadi Geeqy bilang, Avengers: Endgame, bukan cuma soal pembalasan, tapi juga pengorbanan dan pendewasaan dari tiap karakter untuk menjadi layaknya superhero. Jadi, apa gunanya menjadi superhero kalo gak berani berkorban untuk banyak orang? Pemilihan tokoh yang mati bisa dibilang tepat mengingat keduanya merupakan pentolan dari Avengers.

Gak Ada Post-Credit Scene

Gak seperti film-film MCU pada umumnya, jangan berharap bisa duduk lama-lama abis nonton filmnya, Geeqs. Sebab, gak ada satu pun post-credit scene yang nongol usai daftar nama pemain dan kru yang terlibat dalam film ini ditampilkan dalam layar lebar.

Hal ini bisa dibilang wajar karena pihak sutradara maupun Marvel Studios benar-benar ingin membuktikan bahwa Avengers: Endgame merupakan bab penutup dari 22 filmnya selama 10 tahun. Jadi, emang gak ada lagi yang perlu ditampilkan sampai era baru MCU dimulai di phase 4 nanti.

Meski memiliki plot yang sedikit kompleks dan perlu menunggu cukup lama untuk bikin bulu kuduk para penonton merinding. Avengers: Endgame bisa dibilang cukup sukses untuk membayar penantian para fans selama 10 tahun terakhir. Geeqy kasih skor sembilan buat mengapresiasi film garapan Russo bersaudara ini.

Otomotif

Vespa Rilis Sprint Notte, Representasi dari Keindahan Malam

Febi Prilaksono | 2 jam yang lalu
Vespa Rilis Sprint Notte, Representasi dari Keindahan Malam

Buat lo yang lagi pengen ganti motor, mungkin lo bisa menentukan piliha ke Vespa. Soalnya, Vespa baru aja ngerilis produk terbaru yang bisa ngebuat cowok-cowok makin keliatan macho, yaitu Vespa Sprint Notte dengan karakter yang serba hitam.

Geeq.id, Jakarta - Setelah ngeluncurin generasi 'S' Vespa Primavera dan Vespa Sprint di awal 219 yang lalu, kali ini PT Piaggio Indonesia ngeluncurin produk terbarunya yang disebut-sebut sebagai edisi terbatas, yaitu Vespa Sprint Notte. Dengan balutan warna matt black membuat Vespa ini cocok banget buat lo yang pengen tampil macho dengan gaya klasik.

Nama 'Notte' sendiri diambil dari Bahasa Italia yang berarti malam, sesuai dengan tampilannya dengan gaya serba hitam pada seluruh bodi dan beberapa sentuhan detail warna glossy black yang memberikan kesan eksklusif. Sampai bagian muffler cover pun juga berwarna hitam dan dilengkapi dengan jok kulit berwarna hitam yang mewah.

Vespa Sprint Notte menggunakan teknologi terbaru buat menghasilkan kestabilitas dan kenyamanan berkandara yang baik dengan mesin i-get 150 cc. Bagian pencahayaan juga menggunakan LED pada lampu bagian depan dan belakang agar pengguna tetap bisa melihat dengan jelas walau keadaan jalanan yang gelap di malam hari.

Udah gitu, di bagian bodi juga dilengkapi dengan logo 'Notte' yang tampil dengna elegan yang dipasang pada rear shield box yang menandakan eksklusifitas dari edisi terbatas ini. Pokoknya buat lo yang pakai Vespa ini dijamin tingkat kegantengan lo bakalan bertambah.

Dengan model yang istimewa dan juga disebut dengan edisi terbatas, Vespa Sprint Notte dilepas dengan harga Rp 48.500.000 (OTR) dengan garansi selama 3 tahun untuk pemeriksaan berkala dan suku cadang. Vespa ini akan tampil pertama kali untuk publik pad pameran Indonesia International Motor Show 2019 (IIMS 2019) di JIExpo Kemayoran, Jakarta pada tanggal 25 April sampai 5 Mei 2019.

Tuh, yang pengen ganti motor terus kepincut sama Vespa Sprint Notte mending langsung datengin aja IIMS 2019 besok, dari pada keburu keabisan unit kan. Udah gitu nantinya lo juga bakalan dapet penwaran eksklusif berupa paket aksesoris asli Vespa Sprint Notte pula, tentunya dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Sikat Geeqs!

Film & TV

Iron Man: 8 Menit Terakhir Dalam Avengers: Endgame Terbaik di MCU

Arya Despratama | 2 jam yang lalu
Iron Man: 8 Menit Terakhir Dalam Avengers: Endgame Terbaik di MCU

Sehari jelang penayangan Avengers: Endgame, pemeran Iron Man dalam Marvel Cinematic Universe punya sedikit gambaran soal ceritanya nih. Sebelum nonton filmnya, simak dulu pernyataannya berikut ini.

Geeq.id, Jakarta – Demam Avengers: Endgame akan segera memuncak di Indonesia pada 24 April 2019 besok. Salah satu pentolan Avengers, Tony Stark a.k.a. Iron Man, yang diperankan oleh Robert Downey Jr. baru aja membocorkan sedikit seputar filmnya nih.

Dalam wawancara dengan The Upcoming, yang dilansir dari Geektyrant, Downey seakan bikin para fans makin penasaran dengan cerita filmnya. Seperti kita ketahui, Endgame akan menjadi saga penutup dari 22 film MCU.

Aktor berusia 54 tahun tersebut membocorkan kalo delapan menit terakhir dalam filmnya merupakan yang terbaik sepanjang sejarah MCU. Downey mengatakan,

“Delapan menit terakhir di Avengers: Endgame mungkin delapan menit terbaik sepanjang sejarah dari seluruh perjalanan mereka. Hal ini dikarenakan semua karakter terlibat.”

Film garapan Russo bersaudara ini akan dibintangi oleh Chris Evans (Captain America), Robert Downey Jr. (Iron Man), Chris Hemsworth (Thor), Mark Ruffalo (Hulk), Scarlett Johansson (Black Widow), Jeremy Renner (Hawkeye), Paul Rudd (Ant-Man), Don Cheadle (War Machine), Brie Larson (Captain Marvel), Danai Gurira (Okoye), Bradley Cooper (Rocket Raccoon), Karen Gillan (Nebula), dan Josh Brolin (Thanos).

Nah, kalo menurut lo apa nih yang bakal terjadi di delapan menit terakhir Avengers: Endgame, Geeqs? Jangan spoiler kalo udah nonton filmnya ya!

Tekno

Layarnya Bermasalah, Galaxy Fold Ditunda Peluncurannya

Febi Prilaksono | 2 jam yang lalu
Layarnya Bermasalah, Galaxy Fold Ditunda Peluncurannya

Beberapa waktu yang lalu beberapa reviewer smartphone melaporkan kalo unit Galaxy Fold yang diberikan oleh Samsung bermasalah di bagian layar, bahkan di pemakaian hari pertama. Sekarang Samsung secara resmi menunda peluncuran smartphone ini.

Geeq.id, Jakarta - Buat lo anak sultan dan berniat untuk membeli smartphone lipat pertamanya Samsung, Galaxy Fold mungkin lo harus mengurungkan niat lo dalam waktu deket ini. Soalnya smartphone dengan harga Rp 30 jutaan ini ditunda peluncurannya karena permasalahan pada bagian layarnya dari yang seharusnya diluncurkan pada tanggal 26 April nanti.

Pihak Samsung sendiri mengakui penundaan peluncuran smartphone ini dikarenakan permasalahan pada bagian layarnya yang ditemukan oleh beberapa reviewer. Setelah digunakan sehari, banyak reviewer yang melaporkan kalo Galaxy Fold-nya mengalami masalah pada bagian layarnya, bahkan layarnya sampai mati.

Dilansir dari Digital Journal, pihak Samsung mengungkapkan kalo permasalahan pada layar Galaxy Fold dikarenakan karena dampak dari bagian atas dan bawah engselnya. Nggak cuma itu, pihak Samsung juga akan memberikan panduan untuk perawatan dan penggunaan layar smartphone ini dalam paket penjualannya.

Emang sih, beberapa reviewer mengungkapkan kalo Galaxy Fold-nya rusak sesaat setelah mereka membuka pelindung layar smartphone ini. Padahal Samsung sendiri memang nggak memperbolehkan pelindung layarnya untuk dibuka. Makanya, sebuah kesalahan bagi Samsung untuk nggak menyertakan panduan perawatan dan penggunaan smartphone ini dalam paket penjualannya.

Pihak Samsung sendiri berencana akan mengumumkan tanggal rilis baru buat Galaxy Fold dalam beberapa minggu kedepan. Ya, kalo bisa sih nggak usah buru-buru banget sih, dari pada malah nanti belom bener tapi udah keburu dibeli sama orang-orang.

Perusahaan asal Korea Selatan ini emang kayaknya udah keburu ngebet buat ngerilis Galaxy Fold lantaran butuh waktu 8 tahun buat mereka mendevelop smartphone ini. Apakah Galaxy Fold bakal jadi penerus Galaxy Note 7 yang kudu ditarik gara-gara ada masalah? Hmmm, semoga aja nggak deh ya.

Tekno

CIA Bakal Punya Akun Instagram, Buat Apa??

Febi Prilaksono | 2 jam yang lalu
CIA Bakal Punya Akun Instagram, Buat Apa??

Badan intelejen seharusnya lekat dengan kerahasiaan dan selalu tertutup oleh publik. Namun ada yang aneh dengan badan intelejen Amerika Serikat, CIA (Central Intelligence Agency) yang malah berniat membuat akun Instagram. Terus buat apa?

Geeq.id, Jakarta - Sebagai badan intelejen, seharusnya mereka menjaga kerahasiaan mereka, bahkan identitas dari masing-masing anggotanya. Namun kayaknya ini nggak berlaku bagi badan intelejen Amerika Serikat, yaitu CIA (Central Intelligence Agency) yang malah mau membuat akun Instagram untuk publik.

Kabar ini sendiri keluar dari Direktur CIA Gina Haspel lewat pengumuman dalam forum tentang keamanan nasional di Auburn University. Dilansir dari Mashable, Haspel lewat akun Instagram-nya CIA nanti, mereka pengen lebih transparan ke publik tentang kegiatan mereka.

Nggak tanggung-tanggung, dalam forum tersebut CIA juga mendiskusikan tentang rekrutmen untuk mengisi pekerjaan memegang akun Instagram CIA. Disebutkan yang bisa mengisi lowongan pekerjaan ini adalah mereka yang paham tentang sosial media.

Walaupun udah mengungumkan kalo CIA bakal punya Insatgram, Haspel juga mengakui kalo mereka sebenernya nggak mau mengumbar banyak data-datanya. Dia juga meyakinkan kalo mereka akan sangat berhati-hati dalam memposting di akun sosial medianya.

Sebenarnya sosial media bukanlah hal yang baru bagi CIA, karena mereka juga punya akun Twitter dengan 2,5 juta follower. Namun akun tersebut lebih ke arah memberikan informasi mengenai sejarah-sejarah CIA dan juga memposting lowongan pekerjaan untuk agen intelejen baru bagi mereka.

Sayangnya sampai sekarang belum tau untuk apa akun Instagram milik CIA, apakah akan seperti akun Twitter mereka atau yang lain. Namun karena Instagram adalah sosial media berbasis gambar, mungkin sosial media ini akan lebih sensitif ketimbang Twitter yang berbasis teks. Ya kita liat aja nanti deh ya, Geeqs!

Film & TV

Russo Bersaudara Ungkap Aktor yang Dapat Naskah Lengkap Avengers: Endgame

Arya Despratama | 2 jam yang lalu
Russo Bersaudara Ungkap Aktor yang Dapat Naskah Lengkap Avengers: Endgame

Kalo Tom Holland dan Mark Ruffalo gak dipercaya buat megang naskah lengkap Avengers: Endgame. Dua aktor ini justru malah mendapat kepercayaan untuk menjaga rahasia dengan diberikan skrip lengkap filmnya. Siapa mereka? Yuk, simak di bawah sini.

Geeq.id, Jakarta – Beberapa aktor dalam Marvel Cinematic Universe dikenal sebagai tukang spoiler. Sebut aja pemeran Peter Parker a.k.a. Spider-Man, Tom Holland, dan Bruce Banner alias Hulk, Mark Ruffalo, yang kerap membocorkan tiap film MCU yang dibintanginya. Gak heran kalo mereka gak dipercaya buat megang naskah lengkap Avengers: Endgame.

Namun, ada juga beberapa aktor yang dipercaya oleh Russo bersaudara buat membaca skrip lengkap Avengers: Endgame, Geeqs. Mereka adalah Robert Downey Jr. pemeran Tony Stark a.k.a. Iron Man dan Chris Evans alias Captain America. Dalam wawancara dengan Rotten Tomatoes, yang dilansir dari Geektyrant, Joe Russo mengatakan,

“Robert Downey Jr. mungkin satu-satunya aktor yang telah membaca seluruh naskahnya. Saya rasa Benedict Cumberbatch hanya mendapatkan skrip bagiannya. Chris Evans kemungkinan sudah membaca seluruh naskahnya.”

Gak heran kalo keduanya telah dipercaya untuk mendapatkan naskah lengkap Avengers: Endgame. Pasalnya, mereka merupakan aktor profesional dan udah lama bekerja sama dengan Marvel Studios. Apalagi baik Downey dan Evans sama-sama belum pernah menebar spoiler dari film-film yang dibintanginya.

Lebih lanjut, Joe menambahkan kalo di film puncak MCU ini bakal lebih banyak kejutan dibanding Infinity War. Ia berkata.

“Kami telah sampai sejauh ini, terutama dengan Endgame. Ada lebih banyak rahasia di Endgame dibanding di Infinity War.”

Avengers: Endgame akan dibintangi oleh Chris Evans (Captain America), Robert Downey Jr. (Iron Man), Chris Hemsworth (Thor), Mark Ruffalo (Hulk), Scarlett Johansson (Black Widow), Jeremy Renner (Hawkeye), Paul Rudd (Ant-Man), Don Cheadle (War Machine), Brie Larson (Captain Marvel), Danai Gurira (Okoye), Bradley Cooper (Rocket Raccoon), Karen Gillan (Nebula), dan Josh Brolin (Thanos).

Berita Pilihan

Setelah Aksi Terorisme, Beredar Video Patung Bunda Maria yang Menangis di Sri Lanka

Febi Prilaksono | 2 jam yang lalu
Setelah Aksi Terorisme, Beredar Video Patung Bunda Maria yang Menangis di Sri Lanka

Pada hari Minggu, 21 April 2019 yang lalu, dunia dibuat berduka karena terjadi aksi terorisme di Sri Lanka yang mengakibatkan ratusan korban, baik yang tewas maupun luka-luka. Setelah aksi tersebut, terjadi sebuah fenomena aneh dimana patung Bunda Maria terlihat menangis. Benarkah demikian?

Geeq.id, Jakarta - Beberapa hari yang lalu, tepatnya tanggal 21 April 2019 terjadi aksi biadab dimana para teroris melancarkan aksinya di Sri Lanka dengan mengebom di beberapa lokasi. Sontak dunia pun berduka karena aksi tersebut menyebabkan ratusan korban, baik korban jiwa maupun luka-luka.

Setelah kejadian tersebut beredar video yang memperlihatkan sebuah patung Bunda Maria menangis dan disebut-sebut terjadi di Sri Lanka tepat setelah kejadian terorisme di sana. Sayangnya dari video tersebut nggak bisa dipastikan apakah benar itu terjadi di Sri Lanka dan benarkah ini sebuah pertanda atau hanya sekedar hoax belaka.

Inilah videonya:

Sebenarnya kejadian patung Bunda Maria yang menangis bukanlah kali pertama terjadi. Sebelumnya sebuah fenomena patung Bunda Maria yang menangis juga pernah terjadi di Amerika Serikat, tepatnya di Gereja Our Lady of Guadalupe di Hobbs, New Mexico. Bahkan bukan nangis air biasa melainkan mengeluarkan minyak zaitun yang bercampur dengan wewangian.

Patung yang terbuat dari perunggu tersebut awalnya terlihat meneteskan air mata pada bulan Mei 2018 yang lalu. Bahkan hal ini menjadi perhatian khusus dan udah diinvestigasi oleh Keuskupan Las Cruces. Mereka menyebutkan bahwa air yang keluar dari patung Bunda Maria tersebut mirip dengan minyak yang digunakan untuk membaptis warga.

Kembali ke patung Bunda Maria di Sri Lanka, kebenaran tentang video tersebut masih abu-abu dan masih terus diselidiki kebenarannya, apakah benar ini terjadi di Sri Lanka dan apakah ini benar fenomena alam atau hanya buatan manusia aja. Kita tunggu aja kebenaran dari fenomena ini ya Geeqs.

Terlepas dari fenomena patung Bunda Maria yang menangis di Sri Lanka, segenap tim Geeqy berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya dengan aksi terorisme yang terjadi di sana. Semoga seluruh warga Sri Lanka bisa tegar dan dapat melewati kejadian ini dengan kuat. Yuk, semuanya ikut berdoa buat warga Sri Lanka.