Tekno

Predator Helios 300: Laptop Gaming Murah yang Jauh dari Kata Murahan

Andhika Dwi Putra | 25 February 2019 - 17:00
Predator Helios 300: Laptop Gaming Murah yang Jauh dari Kata Murahan

Melalui Predator Helios 300, Acer membuktikan kalau lini laptop gamingnya patut disegani oleh para kompetitor. Pasalnya, Dengan  paduan Nvidia Geforce GTX 1060 dan prosesor Intel Core i7 gen-7, laptop ini cuma dibanderol Rp 20 jutaan.

Geeq.id, Jakarta – Semenjak game mulai bergeser dari hobi menjadi profesi, segmen gadget game juga semakin bervarian nih, Geeqs. Kalau dulu orang yang mau menjalankan jajaran game AAA harus memiliki gaming rig yang sangat mahal untuk dibeli, sekarang udah ada opsi yang jatohnya lebih ramah di kantong.

Opsi yang Geeqy mau saranin adalah Predator Helios 300. Laptop gaming ini benar-benar bisa menjawab kerinduan gamer untuk memainkan game AAA tanpa harus melalui sensasi spiking atau overheat. Bahkan, kalau lo mau setting rata kanan, laptop gaming ini masih ngangkat, Geeqs. Karena berupa laptop, tentunya Predator Helios 300 bisa dimobilisasi dengan ringkas, nggak kayak desktop yang membuat lo terpaku di satu tempat. Untuk lebih lengkapnya, Geeqy akan telanjangin laptop gaming besutan Acer ini, Geeqs.

Desain

Pertama kali liat desainnya, Geeqy langsung bernostalgia dengan laptop-laptop gaming keluaran tahun 2017-an. Pasalnya, laptop gaming ini bener-bener intepretasi dari laptop gaming pada zaman itu. Memiliki bodi yang solid dan kekar, Predator Helios 300 benar-benar memanifestasikan makna dari laptop gaming.

Desain ini sebenarnya buat Geeqy sih ada kelebihannya dan ada kekurangannya. Buat lo yang memang mau menunjukkan identitas lo adalah gamer, wah laptop ini benar-benar bisa menunjang. Namun, buat lo yang lebih suka laptop gaming yang down to earth, agaknya kurang bisa terwakili dengan Predator Helios 300 yang bobotnya cukup berat, yaitu sekitar 3 kilogram

Selain setiap lekuk sudut yang menonjolkan sisi gamingnya, paduan warna hitam dengan aksen merah juga bikin Geeqy de javu dengan banyaknya laptop gaming yang udah beredar.Paduan warna ini sepertinya memang sudah menjadi DNA dari laptop gaming, karena kompetitor senegara mereka, Asus juga kerap kali memadupadankan warna hitam dengan detail berwarna merah.

Kembali pada ukuran, Predator Helios 300 memang sangatlah bongsor. Lo perlu tas gaming untuk bisa membawa unit ini kemana-mana. Namun perlu diingat, kebongsoran ini bukan tanpa maksud. Acer menggunakan cooling dual-fan dengan teknologi AeroBlade 3D Fan.Kalau urusan cooling system, Acer memang bisa dibilang juaranya deh, Geeqs.

Pada bagian punggung atas Predator Helios 300, terdapat logo beserta tipologi Predator yang cukup besar. Sayangnya, logo yang tertanam ini ternyata hanya logo biasa berwarna silver, nggak memiliki backlit sehingga Nampak membosankan dan kurang  futuristik.

Untuk layarnya sendiri, tentu udah mendukung Full HD, Geeqs. Namun, kalau dibandingkan dengan laptop-laptop gaming keluaran 2018 akhir sampai 2019, Acer tetap kekeuh membuat Predator Helios 300 memiliki bezel yang cukup tebal.

Bagian yang Geeqy suka dari Predator Helios 300 adalah bagaimana Acer mengoptimalkan keyboard di dalam laptop ini. Keycap-nya memiliki jarak antara tombol yang cukup lega, sehingga meminimalisir kemungkinan salah ketik. Selain itu, keyboard cukup responsif dan mendukung untuk mengetik cepat dengan feedback yang baik.

Palm rest dan trackpad yang terletak di bawah cenderung ke kiri dari keyboard juga lega. Sehingga untuk eksplorasi tangan menjadi lebih leluasa, Geeqs.

Fitur

Berangkat dari desain yang udah Geeqy jabarin, mari kita bahas cooling system yang membuat laptop ini  sangat nyaman untuk dipakai berlama-lama. Seperti yang udah Geeqy bilang, Predator Helios 300 hadir cukup bongsor. Hal ini dimaksudkan agar Acer bisa membenamkan heatpipe yang cukup besar sebagai pelepasan panas yang dihasilkan dari laptop ini.

Pentingnya heatpipe ini adalah mengakomodir agar panas nggak mengendap dan bisa keluar dengan baik dari laptop. Karena, panasnya laptop ini bisa berimbas kemana-mana. Dari segi hardware, komponen atau komparmen bisa aja meleleh kalau panas ini dibiarkan lama-llama. Dari segi performa, tentu bisa menghindarkan power throttling yang membuat kinerja laptop menjadi lebih lemot agar panas yang dihasilkan bisa dikurangi.

Selain heatpipe ini, Predator Helios 300 didukung sistem pendingin terbaru yakni AeroBlade 3D Fan yang membuat laptop tetap dingin meskipun digunakan dalam waktu lama terutama untuk gaming. Teknologi AeroBlade 3D Fan ini mampu menjaga sirkulasi udara di dalam laptop tetap bersih. Dengan begitu, lo nggak perlu khawatir Predator Helios 300 panas walaupun dimainin terus-terusan.

Sekedar informasi, Acer adalah salah satu brand yang mematenkan banyak sekali sistem pendingin dan kipas laptop. Dari paten ini, tentu Acer membuktikan kalau mereka memang selalu mengembangkan sistem pendingin mereka. Selain itu, mereka juga menjadi leluasa dan luwes untuk menciptakan sistem pendingin terbaik dibanding brand-brand lain.

Beralih dari cooling system atau sistem pendingin, Acer Predator Helios 300 juga tertanam software Predator Sense. Software bawaan dari Predator 300 ini memungkinkan lo bisa memonitoring parameter informasi penting seperti CPU clock rate, temperatur, dan fan speed. Mulai dari overclocking stage control, fan speed control, dan lighting effect control juga bisat dikendalikan melalui software ini. Ringkasnya, Predator Sense memberikan  lo tools untuk kustomisasi kecepatan kipas serta monitoring performa laptop.

Performa

Seperti yang Geeqy udah jelasin di awal, Predator Helios 300 udah ditenagai prosesor Intel Core i7-7700HQ yang memiliki clockspeed hingga 3,80GHz. Prosesor ini didukung dengan kartu grafis Nvidia Geforce GTX 1060 6GB dengan RAM bawaan 16GB DDR4 yang bisa di-upgrade sampai 32GB. Storage-nya bisa SSD SATA  atauY HDD dengan kapasitas 1TB. Yang menarik dari sini adalah, Acer membenamkan sistem backdoor yang cukup ringkas, Geeqs. Sehingga, lo bisa mengganti memori ini dengan pintu khusus yang tersedia di bawah laptop, nggak perlu bongkar-bongkar bodi segala macem.

Karena Geeqy keranjingan game-game kompetitif yang biasa dilagakan di kompetisi eSports, tentu Geeqy mencoba game-game Steam seperti CS:GO, Dota 2, ataupun PUBG. Hasilnya, tentu sangat memuaskan, Geeqs.  Dari semua game itu, frame rate stabil di 60 FPS sehingga nggak ada sensasi freeze, spike, delay ataupun lag walaupun di-setting dalam mode rata kanan. Dicoba untuk memainkan game multiplayer kayak Pro Evolution Soccer juga lancer banget, Geeqs. Pengalaman Geeqy, lo nggak perlu berkorban buat nurunin resolusi atau detail grafis buat dapet sensasi smooth yang bisa dihadirkan Predator Helios 300.

Untuk sekelas laptop Rp 20 jutaan, Geeqy cukup puas. Bahkan bisa dibilang, untuk dikelasnya, Acer Predator Helios 300 ini benar-benar memiliki performa yang gahar, Geeqs. Buat lo yang mau beli laptop ini, ada baiknya tau plus minusnya ini:

Plus:

  1. Harga bersahabat
  2. Keyboard nyaman untuk dipakai, baik mengetik atau bermain game
  3. Trackpad dan palm rest lega
  4. RAM sangat menopang dengan sistem backdoor yang ringkas
  5. Cooling system menunjang bermain game berlama-lama

Minus

  1. Bawa laptop ini cukup berat untuk punggung
  2. Desain kaku dan cenderung membosankan

8.6

Nilai Keseluruhan
Design
8.0
Features
9.0
Performance
9.0
Trending
Tekno

Google Hapus 50 Aplikasi Adware, Beberapa Populer di Indonesia!

Febi Prilaksono | 2 jam yang lalu
Google Hapus 50 Aplikasi Adware, Beberapa Populer di Indonesia!

Dari bulan setahun yang lalu, Google lagi rajin-rajinnya bersih-bersih di layanan Google Play Store-nya. Udah beberapa aplikasi yang akhirnya ditendang dari pasar aplikasinya Google gara-gara ketahuan berbahaya bagi pengguna Android. Sekarang pun Google melakukan hal yag sama, bahkan beberapa aplikasi ada yang populer di Indonesia.

Geeq.id, Jakarta - Berbeda dengan pasar aplikasi milik Apple, yaitu App Store yang dengan ketat memfilter aplikasi-aplikasi yang bisa masuk ke dalam layanannya, Google agak lebih bebas untuk para developer aplikasi Android agar bisa masuk ke dalam layanan Google Play Store. Namun, dalam setahun kebelakang Google malah rajin bersih-bersih pasar aplikasinya dari aplikasi yang mengancam keamanan para penggunanya.

Kali ini juga demikian. Dilansir dari Digital Information World, baru-baru ini Google menghapus lebih dari 50 aplikasi dari layanan Play Store-nya. Dari laporan Avast, yaitu perusahaan keamanan cyber menyebutkan aplikasi-aplikasi tersebut berisi adware, yaitu software yang bisa menampilkan iklan tanpa persetujuan penggunanya.

Aplikasi-aplikasi yang dihapus berupa aplikasi fitness, edit foto, bahkan game ketahuan berisi adware di dalamnya. Beberapa aplikasi bahkan lumayan populer di Indonesia, yaitu Chess Battle, Connect the Dots, Easy Pics Cutter, Magic Gamepad - Stress Releaser & Boredom Blocker, Pro Photo Blur, Free Watermark Camera 2019, Magic Cut Out, dan lainnya.

Buat yang belum tau, adware sendiri adalah sebuah jenis malware yang dapat menampilkan iklan dalam layar penuh secara terus menerus. Malahan dalam beberapa kasus, adware malah menawarkan pengguna untuk menginstall aplikasi yang berisi adware lainnya.

Peneliti juga menemukan dua jenis adware yang udah bertebaran di smartphone Android. Yang pertama tercatat udah terinstall sebanyak 3,6 juta kali dan berisi yang berwujud game sederhana, aplikasi foto editing dan aplikasi fitness. Aplikasi ini tercatat paling banyak diinstall di India, Indonesia, Filipina, Pakistan, Bangladesh, dan Nepal.

Jenis yang kedua justru disebutkan lebih canggih dari yang pertama. Dari laporan peneliti, jenis kedua bahkan akan melakukan pemeriksaan sebelum menggunakan fungsi iklan layar penuh, dan bahkan dienkripsi. Aplikasi adware ini udah diinstall sebanyak 28 juta kali dan berupa aplikasi musik.

Dari kedua jenis adware tersebut, total udah ada 30 juta smartphone Android yang terinfeksi adware dari aplikasi-aplikasi tersebut. Apakah smartphone lo menjadi salah satunya? 

Subscribe to our newsletter

CONNECT WITH US

Film & TV

Review Avengers: Endgame, Lebih dari Sekadar Pembalasan

Arya Despratama | 2 jam yang lalu
Review Avengers: Endgame, Lebih dari Sekadar Pembalasan

Sebagai film puncak Marvel Cinematic Universe, Avengers: Endgame dituntut harus bisa membayar penantian para fans selama 10 tahun terakhir. Apakah secara keseluruhan filmnya dapat memuaskan para penonton? Simak review Geeqy berikut ini.

Geeq.id, Jakarta – Akhirnya penantian para penggemar Marvel di Indonesia tersampaikan setelah Avengers: Endgame resmi ditayangkan serentak di seluruh bioskop tanah air pada 24 April 2019 kemarin. Buat kalian yang udah melihat cuplikannya dari trailer atau teaser yang bertebaran di internet, sepertinya harus hati-hati nih. Sebab ada beberapa adegan palsu dalam cuplikan yang mungkin udah semuanya lo lihat di dunia maya.

Seperti judulnya ‘Endgame’, film ini menceritakan akhir sekaligus babak baru dari para karakter superhero. Kalo di Infinity War, mengkisahkan Avengers yang terpuruk usai melawan Thanos (Josh Brolin), ceritanya kali ini bisa dibilang sebagai pembalasan Captain America Cs untuk mengalahkan sang penguasa Titan.

Namun, yang disuguhkan dalam ceritanya ternyata lebih dari sekadar itu, Geeqs. Gak melulu soal pembalasan yang dijadikan sebagai acuan dalam film ini, tapi juga ada pengorbanan dan pendewasaan dari karakter superhero. Berikut beberapa gambaran yang tersaji dalam Avengers: Endgame.

Keterlibatan Sang Sutradara

Peran Russo bersaudara gak cuma sebagai sutradara dalam film ini. Joe Russo juga ikut ambil bagian sebagai cameo dalam adegan diskusi orang-orang yang hilang. Dalam adegan ini, ia mendapat motivasi dari Captain America (Chris Evans) untuk tetap tegar melanjutkan hidupnya setelah kehilangan orang paling berharganya. Itu merupakan salah satu kejutan yang bisa lo saksikan di filmnya.

Plot Sedikit Kompleks

Sementara kalo dari segi alur cerita, Avengers: Endgame memiliki plot yang cukup kompleks karena dibumbui oleh teori ilmiah seputar ruang dan waktu. Hal inilah yang membawa Avengers untuk memungkingkan mengembalikan semua orang yang hilang akibat jentikkan jari Thanos. Meski sempat ditentang karena terlalu berisiko, tapi seperti yang udah diucapkan berkali-kali dari filmnya, yaitu ‘Apapun resikonya’, para Avengers harus bisa membawa mereka kembali.

Epik di Akhir

Dari segi tone, Anthony dan Joe Russo masih mempertahankan ciri khasnya di Avengers: Endgame. Semenjak memulai debutnya di MCU lewat Captain America: The Winter Soldier, Russo bersaudara ini emang selalu menyisipkan adegan-adegan epik di bagian akhir filmnya.

Dengan durasi tiga jam lebih sebenarnya ada beberapa adegan seru di bagian awal dan tengah filmnya. Namun, itu belum terasa cukup membayar penantian para fans yang telah lama menunggu untuk menyaksikan film ini. Terlepas dari itu, Avengers: Endgame bakal bikin bulu kuduk merinding jelang akhir filmnya.

Ada yang Mati

Soal siapa karakter yang mati dalam Endgame kerap dipertanyakan dan diperdebatkan oleh para penggemar. Nah, bukannya Geeqy mau spoiler, tapi setidaknya ada dua tokoh yang harus berkorban untuk bisa mengembalikan keadaan.

Seperti yang tadi Geeqy bilang, Avengers: Endgame, bukan cuma soal pembalasan, tapi juga pengorbanan dan pendewasaan dari tiap karakter untuk menjadi layaknya superhero. Jadi, apa gunanya menjadi superhero kalo gak berani berkorban untuk banyak orang? Pemilihan tokoh yang mati bisa dibilang tepat mengingat keduanya merupakan pentolan dari Avengers.

Gak Ada Post-Credit Scene

Gak seperti film-film MCU pada umumnya, jangan berharap bisa duduk lama-lama abis nonton filmnya, Geeqs. Sebab, gak ada satu pun post-credit scene yang nongol usai daftar nama pemain dan kru yang terlibat dalam film ini ditampilkan dalam layar lebar.

Hal ini bisa dibilang wajar karena pihak sutradara maupun Marvel Studios benar-benar ingin membuktikan bahwa Avengers: Endgame merupakan bab penutup dari 22 filmnya selama 10 tahun. Jadi, emang gak ada lagi yang perlu ditampilkan sampai era baru MCU dimulai di phase 4 nanti.

Meski memiliki plot yang sedikit kompleks dan perlu menunggu cukup lama untuk bikin bulu kuduk para penonton merinding. Avengers: Endgame bisa dibilang cukup sukses untuk membayar penantian para fans selama 10 tahun terakhir. Geeqy kasih skor sembilan buat mengapresiasi film garapan Russo bersaudara ini.

Otomotif

Vespa Rilis Sprint Notte, Representasi dari Keindahan Malam

Febi Prilaksono | 2 jam yang lalu
Vespa Rilis Sprint Notte, Representasi dari Keindahan Malam

Buat lo yang lagi pengen ganti motor, mungkin lo bisa menentukan piliha ke Vespa. Soalnya, Vespa baru aja ngerilis produk terbaru yang bisa ngebuat cowok-cowok makin keliatan macho, yaitu Vespa Sprint Notte dengan karakter yang serba hitam.

Geeq.id, Jakarta - Setelah ngeluncurin generasi 'S' Vespa Primavera dan Vespa Sprint di awal 219 yang lalu, kali ini PT Piaggio Indonesia ngeluncurin produk terbarunya yang disebut-sebut sebagai edisi terbatas, yaitu Vespa Sprint Notte. Dengan balutan warna matt black membuat Vespa ini cocok banget buat lo yang pengen tampil macho dengan gaya klasik.

Nama 'Notte' sendiri diambil dari Bahasa Italia yang berarti malam, sesuai dengan tampilannya dengan gaya serba hitam pada seluruh bodi dan beberapa sentuhan detail warna glossy black yang memberikan kesan eksklusif. Sampai bagian muffler cover pun juga berwarna hitam dan dilengkapi dengan jok kulit berwarna hitam yang mewah.

Vespa Sprint Notte menggunakan teknologi terbaru buat menghasilkan kestabilitas dan kenyamanan berkandara yang baik dengan mesin i-get 150 cc. Bagian pencahayaan juga menggunakan LED pada lampu bagian depan dan belakang agar pengguna tetap bisa melihat dengan jelas walau keadaan jalanan yang gelap di malam hari.

Udah gitu, di bagian bodi juga dilengkapi dengan logo 'Notte' yang tampil dengna elegan yang dipasang pada rear shield box yang menandakan eksklusifitas dari edisi terbatas ini. Pokoknya buat lo yang pakai Vespa ini dijamin tingkat kegantengan lo bakalan bertambah.

Dengan model yang istimewa dan juga disebut dengan edisi terbatas, Vespa Sprint Notte dilepas dengan harga Rp 48.500.000 (OTR) dengan garansi selama 3 tahun untuk pemeriksaan berkala dan suku cadang. Vespa ini akan tampil pertama kali untuk publik pad pameran Indonesia International Motor Show 2019 (IIMS 2019) di JIExpo Kemayoran, Jakarta pada tanggal 25 April sampai 5 Mei 2019.

Tuh, yang pengen ganti motor terus kepincut sama Vespa Sprint Notte mending langsung datengin aja IIMS 2019 besok, dari pada keburu keabisan unit kan. Udah gitu nantinya lo juga bakalan dapet penwaran eksklusif berupa paket aksesoris asli Vespa Sprint Notte pula, tentunya dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Sikat Geeqs!

Film & TV

Iron Man: 8 Menit Terakhir Dalam Avengers: Endgame Terbaik di MCU

Arya Despratama | 2 jam yang lalu
Iron Man: 8 Menit Terakhir Dalam Avengers: Endgame Terbaik di MCU

Sehari jelang penayangan Avengers: Endgame, pemeran Iron Man dalam Marvel Cinematic Universe punya sedikit gambaran soal ceritanya nih. Sebelum nonton filmnya, simak dulu pernyataannya berikut ini.

Geeq.id, Jakarta – Demam Avengers: Endgame akan segera memuncak di Indonesia pada 24 April 2019 besok. Salah satu pentolan Avengers, Tony Stark a.k.a. Iron Man, yang diperankan oleh Robert Downey Jr. baru aja membocorkan sedikit seputar filmnya nih.

Dalam wawancara dengan The Upcoming, yang dilansir dari Geektyrant, Downey seakan bikin para fans makin penasaran dengan cerita filmnya. Seperti kita ketahui, Endgame akan menjadi saga penutup dari 22 film MCU.

Aktor berusia 54 tahun tersebut membocorkan kalo delapan menit terakhir dalam filmnya merupakan yang terbaik sepanjang sejarah MCU. Downey mengatakan,

“Delapan menit terakhir di Avengers: Endgame mungkin delapan menit terbaik sepanjang sejarah dari seluruh perjalanan mereka. Hal ini dikarenakan semua karakter terlibat.”

Film garapan Russo bersaudara ini akan dibintangi oleh Chris Evans (Captain America), Robert Downey Jr. (Iron Man), Chris Hemsworth (Thor), Mark Ruffalo (Hulk), Scarlett Johansson (Black Widow), Jeremy Renner (Hawkeye), Paul Rudd (Ant-Man), Don Cheadle (War Machine), Brie Larson (Captain Marvel), Danai Gurira (Okoye), Bradley Cooper (Rocket Raccoon), Karen Gillan (Nebula), dan Josh Brolin (Thanos).

Nah, kalo menurut lo apa nih yang bakal terjadi di delapan menit terakhir Avengers: Endgame, Geeqs? Jangan spoiler kalo udah nonton filmnya ya!

Tekno

Layarnya Bermasalah, Galaxy Fold Ditunda Peluncurannya

Febi Prilaksono | 2 jam yang lalu
Layarnya Bermasalah, Galaxy Fold Ditunda Peluncurannya

Beberapa waktu yang lalu beberapa reviewer smartphone melaporkan kalo unit Galaxy Fold yang diberikan oleh Samsung bermasalah di bagian layar, bahkan di pemakaian hari pertama. Sekarang Samsung secara resmi menunda peluncuran smartphone ini.

Geeq.id, Jakarta - Buat lo anak sultan dan berniat untuk membeli smartphone lipat pertamanya Samsung, Galaxy Fold mungkin lo harus mengurungkan niat lo dalam waktu deket ini. Soalnya smartphone dengan harga Rp 30 jutaan ini ditunda peluncurannya karena permasalahan pada bagian layarnya dari yang seharusnya diluncurkan pada tanggal 26 April nanti.

Pihak Samsung sendiri mengakui penundaan peluncuran smartphone ini dikarenakan permasalahan pada bagian layarnya yang ditemukan oleh beberapa reviewer. Setelah digunakan sehari, banyak reviewer yang melaporkan kalo Galaxy Fold-nya mengalami masalah pada bagian layarnya, bahkan layarnya sampai mati.

Dilansir dari Digital Journal, pihak Samsung mengungkapkan kalo permasalahan pada layar Galaxy Fold dikarenakan karena dampak dari bagian atas dan bawah engselnya. Nggak cuma itu, pihak Samsung juga akan memberikan panduan untuk perawatan dan penggunaan layar smartphone ini dalam paket penjualannya.

Emang sih, beberapa reviewer mengungkapkan kalo Galaxy Fold-nya rusak sesaat setelah mereka membuka pelindung layar smartphone ini. Padahal Samsung sendiri memang nggak memperbolehkan pelindung layarnya untuk dibuka. Makanya, sebuah kesalahan bagi Samsung untuk nggak menyertakan panduan perawatan dan penggunaan smartphone ini dalam paket penjualannya.

Pihak Samsung sendiri berencana akan mengumumkan tanggal rilis baru buat Galaxy Fold dalam beberapa minggu kedepan. Ya, kalo bisa sih nggak usah buru-buru banget sih, dari pada malah nanti belom bener tapi udah keburu dibeli sama orang-orang.

Perusahaan asal Korea Selatan ini emang kayaknya udah keburu ngebet buat ngerilis Galaxy Fold lantaran butuh waktu 8 tahun buat mereka mendevelop smartphone ini. Apakah Galaxy Fold bakal jadi penerus Galaxy Note 7 yang kudu ditarik gara-gara ada masalah? Hmmm, semoga aja nggak deh ya.

Tekno

CIA Bakal Punya Akun Instagram, Buat Apa??

Febi Prilaksono | 2 jam yang lalu
CIA Bakal Punya Akun Instagram, Buat Apa??

Badan intelejen seharusnya lekat dengan kerahasiaan dan selalu tertutup oleh publik. Namun ada yang aneh dengan badan intelejen Amerika Serikat, CIA (Central Intelligence Agency) yang malah berniat membuat akun Instagram. Terus buat apa?

Geeq.id, Jakarta - Sebagai badan intelejen, seharusnya mereka menjaga kerahasiaan mereka, bahkan identitas dari masing-masing anggotanya. Namun kayaknya ini nggak berlaku bagi badan intelejen Amerika Serikat, yaitu CIA (Central Intelligence Agency) yang malah mau membuat akun Instagram untuk publik.

Kabar ini sendiri keluar dari Direktur CIA Gina Haspel lewat pengumuman dalam forum tentang keamanan nasional di Auburn University. Dilansir dari Mashable, Haspel lewat akun Instagram-nya CIA nanti, mereka pengen lebih transparan ke publik tentang kegiatan mereka.

Nggak tanggung-tanggung, dalam forum tersebut CIA juga mendiskusikan tentang rekrutmen untuk mengisi pekerjaan memegang akun Instagram CIA. Disebutkan yang bisa mengisi lowongan pekerjaan ini adalah mereka yang paham tentang sosial media.

Walaupun udah mengungumkan kalo CIA bakal punya Insatgram, Haspel juga mengakui kalo mereka sebenernya nggak mau mengumbar banyak data-datanya. Dia juga meyakinkan kalo mereka akan sangat berhati-hati dalam memposting di akun sosial medianya.

Sebenarnya sosial media bukanlah hal yang baru bagi CIA, karena mereka juga punya akun Twitter dengan 2,5 juta follower. Namun akun tersebut lebih ke arah memberikan informasi mengenai sejarah-sejarah CIA dan juga memposting lowongan pekerjaan untuk agen intelejen baru bagi mereka.

Sayangnya sampai sekarang belum tau untuk apa akun Instagram milik CIA, apakah akan seperti akun Twitter mereka atau yang lain. Namun karena Instagram adalah sosial media berbasis gambar, mungkin sosial media ini akan lebih sensitif ketimbang Twitter yang berbasis teks. Ya kita liat aja nanti deh ya, Geeqs!

Film & TV

Russo Bersaudara Ungkap Aktor yang Dapat Naskah Lengkap Avengers: Endgame

Arya Despratama | 2 jam yang lalu
Russo Bersaudara Ungkap Aktor yang Dapat Naskah Lengkap Avengers: Endgame

Kalo Tom Holland dan Mark Ruffalo gak dipercaya buat megang naskah lengkap Avengers: Endgame. Dua aktor ini justru malah mendapat kepercayaan untuk menjaga rahasia dengan diberikan skrip lengkap filmnya. Siapa mereka? Yuk, simak di bawah sini.

Geeq.id, Jakarta – Beberapa aktor dalam Marvel Cinematic Universe dikenal sebagai tukang spoiler. Sebut aja pemeran Peter Parker a.k.a. Spider-Man, Tom Holland, dan Bruce Banner alias Hulk, Mark Ruffalo, yang kerap membocorkan tiap film MCU yang dibintanginya. Gak heran kalo mereka gak dipercaya buat megang naskah lengkap Avengers: Endgame.

Namun, ada juga beberapa aktor yang dipercaya oleh Russo bersaudara buat membaca skrip lengkap Avengers: Endgame, Geeqs. Mereka adalah Robert Downey Jr. pemeran Tony Stark a.k.a. Iron Man dan Chris Evans alias Captain America. Dalam wawancara dengan Rotten Tomatoes, yang dilansir dari Geektyrant, Joe Russo mengatakan,

“Robert Downey Jr. mungkin satu-satunya aktor yang telah membaca seluruh naskahnya. Saya rasa Benedict Cumberbatch hanya mendapatkan skrip bagiannya. Chris Evans kemungkinan sudah membaca seluruh naskahnya.”

Gak heran kalo keduanya telah dipercaya untuk mendapatkan naskah lengkap Avengers: Endgame. Pasalnya, mereka merupakan aktor profesional dan udah lama bekerja sama dengan Marvel Studios. Apalagi baik Downey dan Evans sama-sama belum pernah menebar spoiler dari film-film yang dibintanginya.

Lebih lanjut, Joe menambahkan kalo di film puncak MCU ini bakal lebih banyak kejutan dibanding Infinity War. Ia berkata.

“Kami telah sampai sejauh ini, terutama dengan Endgame. Ada lebih banyak rahasia di Endgame dibanding di Infinity War.”

Avengers: Endgame akan dibintangi oleh Chris Evans (Captain America), Robert Downey Jr. (Iron Man), Chris Hemsworth (Thor), Mark Ruffalo (Hulk), Scarlett Johansson (Black Widow), Jeremy Renner (Hawkeye), Paul Rudd (Ant-Man), Don Cheadle (War Machine), Brie Larson (Captain Marvel), Danai Gurira (Okoye), Bradley Cooper (Rocket Raccoon), Karen Gillan (Nebula), dan Josh Brolin (Thanos).

Berita Pilihan

Setelah Aksi Terorisme, Beredar Video Patung Bunda Maria yang Menangis di Sri Lanka

Febi Prilaksono | 2 jam yang lalu
Setelah Aksi Terorisme, Beredar Video Patung Bunda Maria yang Menangis di Sri Lanka

Pada hari Minggu, 21 April 2019 yang lalu, dunia dibuat berduka karena terjadi aksi terorisme di Sri Lanka yang mengakibatkan ratusan korban, baik yang tewas maupun luka-luka. Setelah aksi tersebut, terjadi sebuah fenomena aneh dimana patung Bunda Maria terlihat menangis. Benarkah demikian?

Geeq.id, Jakarta - Beberapa hari yang lalu, tepatnya tanggal 21 April 2019 terjadi aksi biadab dimana para teroris melancarkan aksinya di Sri Lanka dengan mengebom di beberapa lokasi. Sontak dunia pun berduka karena aksi tersebut menyebabkan ratusan korban, baik korban jiwa maupun luka-luka.

Setelah kejadian tersebut beredar video yang memperlihatkan sebuah patung Bunda Maria menangis dan disebut-sebut terjadi di Sri Lanka tepat setelah kejadian terorisme di sana. Sayangnya dari video tersebut nggak bisa dipastikan apakah benar itu terjadi di Sri Lanka dan benarkah ini sebuah pertanda atau hanya sekedar hoax belaka.

Inilah videonya:

Sebenarnya kejadian patung Bunda Maria yang menangis bukanlah kali pertama terjadi. Sebelumnya sebuah fenomena patung Bunda Maria yang menangis juga pernah terjadi di Amerika Serikat, tepatnya di Gereja Our Lady of Guadalupe di Hobbs, New Mexico. Bahkan bukan nangis air biasa melainkan mengeluarkan minyak zaitun yang bercampur dengan wewangian.

Patung yang terbuat dari perunggu tersebut awalnya terlihat meneteskan air mata pada bulan Mei 2018 yang lalu. Bahkan hal ini menjadi perhatian khusus dan udah diinvestigasi oleh Keuskupan Las Cruces. Mereka menyebutkan bahwa air yang keluar dari patung Bunda Maria tersebut mirip dengan minyak yang digunakan untuk membaptis warga.

Kembali ke patung Bunda Maria di Sri Lanka, kebenaran tentang video tersebut masih abu-abu dan masih terus diselidiki kebenarannya, apakah benar ini terjadi di Sri Lanka dan apakah ini benar fenomena alam atau hanya buatan manusia aja. Kita tunggu aja kebenaran dari fenomena ini ya Geeqs.

Terlepas dari fenomena patung Bunda Maria yang menangis di Sri Lanka, segenap tim Geeqy berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya dengan aksi terorisme yang terjadi di sana. Semoga seluruh warga Sri Lanka bisa tegar dan dapat melewati kejadian ini dengan kuat. Yuk, semuanya ikut berdoa buat warga Sri Lanka.