Tekno

[Review] Pocophone F1: Nikmat Smartphone yang Nggak Bisa Didustakan

Andhika Dwi Putra | 17 September 2018 - 06:15
[Review] Pocophone F1: Nikmat Smartphone yang Nggak Bisa Didustakan

Kali ini Geeqy mau telanjangin abis-abisan ponsel besutan dari sub-brand Xiaomi, yaitu Pocophone F1. Dengan harga Rp 4 jutaan, nikmat smartphone ini benar-benar nggak bisa didustakan. Penasaran? Simak ulasan berikut ini, Geeqs.

Geeq.id, Jakarta – Di kuartal III tahun 2018 ini kayaknya banyak smartphone yang bertarung di kelas harga Rp 4 jutaan sampai Rp 5 jutaan. Ada yang mengandalkan kamera sebagai nilai jualnya, ada yang menawarkan layar AMOLED, dan ada juga yang menawarkan fingerprint in display. Pocophone berbeda, lewat Pocophone F1, mereka menawarkan performa gahar ala ponsel belasan juta.

Awal mendengar ponsel ini Geeqy sempat meremehkan Pocophone F1. Pasalnya,smartphone yang udah memboyong chipset flagship Qualcomm Snapdragon 845 ini dibandrol sangat murah, yaitu Rp 4,5 jutaan untuk varian RAM 6GB dan internal storage 64GB. Firasat Geeqy, pasti akan ada banyak sektor yang bakal dipangkas habis-habisan.

Ternyata bener aja, Pocophone F1 melakukan diet di beberapa sektor untuk mem-boosting performa Pocophone F1. Lalu bagaimana output yang dihasilkan oleh ponsel ini? Simak ulasan jujur Geeqy dibawah ini.

Body tour

Kembali mengingatkan, Pocophone F1 melakukan banyak perampingan agar bisa mengejar harga yang ramah kantong. Menurut Pocophone, hal ini didasari agar mereka bisa mempersembahkan ponsel premium yang bisa dijangkau oleh banyak orang. Oleh karena itu, sektor desain atau bodi ponsel ini juga mendapat sedikit perampingan.

Walau bezel-less, tepian ponsel ini masih terlihat tebal. Nggak cuma itu, notch atau poni dari Pocophone juga terlihat lebih gembrot dibanding ponsel berponi lainnya. Ponsel yang mengusung layar 6,18 inci ini juga memiliki kelemahan yang cukup mengganggu, yaitu penggunaan layar LCD yang memiliki kontras dan tone warna yang nggak tajam.

Sebenarnya ada kelemahan lainnya, tapi masih dalam level pemakluman untuk Geeqy, yaitu penggunaan bahan plastik (policarbonat) pada bagian punggung ponsel ini. Biasanya, ponsel-ponsel flagship menggunakan bahan glass atau metal agar tampak kokoh dan premium. Namun dengan harga yang ditawarkan, patut dimaklumim lah, Geeqs.

Body tour ke bagian depan atas ponsel, seperti yang Geeqy ungkap barusan, poni Pocophone F1 tampil lebih jenong. Namun hal ini bukan tanpa maksud, karena poni ini duganakan untuk menaruh Earpiece, kamera depan 20MP, dan sensor infrared untuk mengaktifkan fitur keamanan Face Unlock.

Pada bagian depan bawah, dagu ponsel ini tampil rounded atau membudar, berbeda dengan vendor lainnya yang masih terkesan kaku. Alih-alih menggunakan tombol fisik, tombol navigasi utama: recent, home, dan back udah tertanam di layar. Dengan nggak adanya tombol fisik, Pocophone F1 menjadi terlihat lega, Geeqs.

Move on ke bagian belakang, ada kamera ganda beresolusi 12MP dan 5MP yang tersusun vertikal di tengah punggung ponsel. Selain kamera, ada dual LED Flash untuk mengoptimalkan hasil jepretan di kondisi low light dan sensor fingerprint. Pada bagian bawah, ada tulisan Pocophone dengan font kecil yang membuat ponsel ini nampak simpel.

Pada bagian sisiannya, seragam dengan ponsel-ponsel lainnya. Di bagian kanan, ada tombol volume dan power, sementara di sisi sebaliknya ada SIM tray hybrid. Buat yang nggak tau, SIM Tray hybrid ini berarti hanya memiliki dua slot kartu. Jadi lo harus memilih, Geeqs, lo mau pakai dual nano-sim, atau satu nano-sim dengan MicroSD yang mendukung sampai 256GB. Sisanya, di bagian atas ada jack 3,5mm dan dibagian bawah ada Port USB-C yang diapit lubang speaker.

Menurut Geeqy, bodi dari Pocophone F1 ini masalah selera ya, Geeqs. Kebetulan Geeqy pribadi suka dengan gadget-gadget dengan penampilan down to earth, jadinya sangat nggak masalah dengan penampilan Pocophone F1 yang sedikit bersahaja.

 

OS dan Fitur

Sebagai ponsel besutan sub-brand Xiaomi, Pocophone F1 masih mengadopsi user interface (UI) MIUI 9. Namun jangan salah, UI ini udah terkustomisasi dengan berbagai konfigurasi yang mengoptimalkan Pocophone F1, oleh karena itu UI ini disebut MIUI 9 for Poco. Untuk sistem operasi, tentunya ponsel ini udah menggunakan Android 8.1 Oreo dan dipastikan mendapat update Android Pie.

Membahas lebih lanjut soal MIUI 9 for Poco, UI ini membuat Pocophone F1 lebih ringan dan lebih cepat dengan bloatware yang tersusun rapih. UI ini pun tetap mempertahankan App Drawer dengan cara mengusap layar ke atas untuk menampilkan lebih banyak aplikasi yang terpasang. Yang paling Geeqy suka dari UI ini adalah cepatnya proses boot ketika ponsel dinyalakan.

Untuk fiturnya sendiri, terdapat kategori-kategori aplikasi yang cukup menarik, yaitu komunikasi, belanja, game, hiburan, berita, fotografi, sampai ada juga kategori warna. Warna ini cukup menarik, Geeqs. Dengan kategori ini, aplikasi seperti WhatsApp dan Tokopedia yang berwarna hijau bisa disatukan dalam satu folder. Walau nirfaedah, tetapi estetik.

Yang paling Geeqy suka adalah tertanamnya LiquidCool Technology yang berfungsi sebagai sistem thermal di Pocophone F1. Hal ini yang membuat ponsel ini tampak istimewa. Karena, dari menjamurnya ponsel-ponsel seharga Rp 4 jutaan, belum ada yang menanamkan sistem pendingin seperti Pocophone F1. Biasanya thermal sistem ini tertanam di ponsel-ponsel gaming doang, Geeqs.

 

Performa dan Baterai

Sebagai ponsel yang ditenagai Snapdragon 845 termurah, pembahasan ini yang pastinya ditunggu-tunggu, Geeqs. Untuk unit yang Geeqy pakai adalah varian dengan spesifikasi terendah, yaitu paduan RAM 6GB dan internal storage 64GB.  Untuk varian lainnya, memakai RAM 6GB dan internal storage 128GB dan Armoured Edition dengan kombinasi RAM 6GB dan internal storage 128GB juga.

Performa dari ponsel ini tentunya sangat dipengaruhi dengan chipset flagship Qualcomm, yaitu Snapdragon 845 yang clockspeed-nya bisa mencapai 2,8GHZ dengan paduan Adreno 630. Seperti yang udah Geeqy bahas sebelumnya, di bagian dalam Pocophone F1 ini tersemat LiquidCool Technology yang pastinya menjadi sangat signifikan bila dibandingkan vendor-vendor lain.

Dalam pemakaian, yang Geeqy rasain benar-benar zero mistake.  Mulai dari mengakses browser, membuka tab yang banyak, sampai bermain game-game HD pun lancar jaya. Saat bermain PUBG Mobile, Geeqy menaruh setting grafis di HDR (soalnya UltraHD belum tersedia di PUBGM versi sekarang), frame rate Ultra dengan Style Realistic. Hasilnya? Sangat memuaskan, nggak ada lag, delay, atau lemot karena rendering kelamaan. Yang paling pasti, diluar grafis yang memanjakan mata, sensasi 60 fps-nya juga berasa.

Meskipun ketika peluncuran Pocophone mengklaim mendapatkan skor AnTuTu benchmark mencapai 290 ribuan poin, tetapi dari Pocophone F1 yang Geeqy pakai hanya mencapai 260 ribu poin tanpa tools apapun. Eits, ini bukan berarti Pocophone bohong ya, karena konfigurasi yang Geeqy pakai benar-benar murni sebagai user, nggak di-setting apa-apa dengan pemakaian udah lebih dari dua mingguan. Mencoba platform lain, yaitu Geekbench benchmark, Pocophone F1 mendapat single-core mencapai 2,4 ribuan poin dengan skor multi-core mencapai hampir 9 ribu poin.

Hasil gambar untuk pocophone f1 geekbench

Perlu diketahui juga, Snapdragon 845 yang ditanam di Pocophone F1 sudah AIE atau Artificial Intelligence Engine, sehingga kinerja ponsel ini bisa lebih teroptimasi dengan lebih baik dan pintar.

Pada sektor baterai, Pocophone F1 bisa dibilang sangat memanjakan. Dengan besaran kapasitas mencapai 4.000 mAh, ponsel ini bisa dipakai seharian tanpa charging kalau lo Cuma normal user yang bulak balik buka media sosial dan gunain ponsel seperlunya. Kalau lo heavy user yang memanfaatkan ponsel ini untuk bermain game, pengalaman Geeqy juga cukup menakjubkan.

Saat dipakai terus menerus bermain PUBG Mobile, seenggaknya lo bisa dapetin enam Winner Winner Chicken Dinner tanpa perlu charging. Meskipun lo bermain game sambil charging, Geeqy pun nggak temui kendala yang signifikan pada gameplay, Geeqs. Yang paling Geeqy senang dari ponsel ini, baik dipakai terus-terusan atau sambil di-charge, baterai nggak terasa panas. Namun, Geeqy saranin jangan pakai ponsel apapun sambil di-charge, karena bisa mengurangi lifetime baterai ponsel itu sendiri.

Karena sudah dilengkapi dengan Quick Charge 3 dengan adapter 9V/2A dan kabel USB-C, charging Pocophone F1 nggak perlu memakan waktu banyak, Geeqs. Sayangnya, karena materialnya plastik, Pocophone F1 belum support wireless charging.Selain itu, harus menunggu update untuk menggunakan indikator persentase baterai. Jadinya untuk sekarang ini, untuk mengetahui sisa berapa persen baterai lo, harus buka notification tray dulu.

Dari pengalaman Geeqy soal performa, ponsel ini sangat nikmat dan memuaskan untuk dipakai. Bisa dibilang, di kelas harga Rp 4 jutaan, performa ponsel ini nggak tertandingi.

Kamera

Mumpuni adalah kata yang paling tepat untuk mendeskripsikan kamera dari Pocophone F1. Kamera dari ponsel ini sama sekali nggak jelek, tetapi juga nggak bisa dibilang yang terbaik di kelasnya. Dalam pencahayaan yang bagus, kombinasi kamera ganda 12MP dan 5MP memang cukup memukau dalam menampilkan detail jepretan.

Untuk mode portrait yang bisa menghasilkan bokeh, bisa dibilang hampir sempurna kalau dipakai di luar ruangan. Blurnya natural dengan seleksi yang nggak berlebihan. Sebenarnya di low light pun bukan masalah, tetapi performanya masih belum terlalu konsisten. Ketika di low light, terkadang pengambilan fokus objek terasa lebih tricky.

Untuk kamera depan, kamera dengan resolusi 20MP milik Pocophone F1 cukup memuaskan. Seenggaknya, untuk update Instagram atau media sosial lainnya, kamera ponsel ini bisa diandalkan. Tentunya, kamera  depan juga memiliki mode beautify. Menariknya, beautify Pocophone F1 buat Geeqy nggak terlalu berlebihan, seenggaknya hasil jepretannya jadi nggak kelihatan bohong-bohong banget.

Untuk resolusi video, Pocophone F1 mampu menghasilkan resolusi Ultra HD 4K, FHD 1080p, dan HD 720p yang bisa dipilih di menu Settings kamera.

Buat Geeqy, overall kameranya asik, tapi bukan kamera paling asyik yang pernah Geeqy coba di ponsel-ponsel Rp 4 jutaan. Namun, ini sepadan banget dengan harganya. Bahkan awalnya Geeqy mengira kalau sektor kamera akan sangat dikorbankan, nyatanya nggak juga kok, Geeqs.

 

Kesimpulan

Bisa dibilang membeli Pocophone F1 adalah pengeluaran Rp 4,5 juta terbaik dari sektor gadget. Jujur, untuk lo yang cari ponsel berperforma matang dengan harga kentang, Pocophone F1 adalah jawabannya. Namun kalau lo beneran beli ponsel ini, lo harus siapin uang lebih buat seenggaknya modalin hard case buat jaga-jaga kalau jatuh.

Kelebihan

Kekurangan

Gratisan Jelly case

Tanpa NFC

SoC Snapdragon 845 AIE

Sim Tray Hybrid

Kamera cukup memuaskan

Desain down to earth

LiquidCool Technology

Berbahan Polycarbonat

Baterai besar + Fast Charging

Layar LCD

 

 

8.6

Nilai Keseluruhan
Design
8.0
Features
9.0
Performance
9.0
Film & TV

Aktor Game of Thrones Ini Akan Menjadi James Bond Selanjutnya?

Muhammad Arhan | 2 jam yang lalu
Aktor Game of Thrones Ini Akan Menjadi James Bond Selanjutnya?

Daniel Craig dikabarkan akan pensiun memerankan karakter James Bond setelah film Bond 25. Kemungkinan karakter ikonis tersebut akan diambil alih oleh Henry Cavill, tapi sepertinya angin surga lebih berhembus ke aktor satu ini deh, Geeqs.

Geeq.id, Jakarta - Beberapa bulan ke belakang menjadi bulan yang menyenangkan bagi franchise James Bond, pasalnya franchise fenomenal tersebut akan memiliki film terbarunya yang berjudul Bond 25. Film ini dikabarkan akan menjadi film terakhir bagi Daniel Craig yang selama ini memerankan karakter Bond sejak film Casino Royale yang tayang 2006 silam.

Setelah Craig David pensiun sebagai mata-mata Inggris, Henry Cavill dirumorkan akan mengambil peran James Bonn menyusul rumor lain yang menyebutkan kalo aktor asal Inggris ini dikabarkan pensiun memerankan karakter Superman. Kini rumor lain menyebutkan kalo aktor asal Skotlandia ini yang berpotensi memerankan James Bond.

Dilansir dari Screenrant, majalah asal Inggris The Sun mengungkapkan kalo Barbara, produser James Bond menunjuk Richard Madden sebagai suksesor Daniel Craig. Sumber dari The Sun menyebutkan Madden gak cuma sebagai kandidat utama, tapi sang produser udah mempersiapkan segala hal untuk memberikan peran fenomenal tersebut.

Richard Madden dikenal sebagai aktor yang sukses memerankan karakter Robb Stark di serial televiis Game of Thrones. Madden juga akan memerankan karakter manajer musik John Reid dalam film biopik Elton John yang akan datang, berjudul Rocketman. Jadwal yang sibuk ini, tentu sulit meyakini kalo Richard Madden benar-benar ditunjuk untuk memerankan karakter Bond.

Rumor Richard Madden sebagai kandidat pemeran karakter Bond, menambah daftar panjang aktor lain yang menjadi kandidat pemeran Bond, di antaranya Henry Cavill, Idris Elba, hingga Tom Hardy. Untuk menjawab siapa yang akhirnya menjadi Bond, sepertinya kita harus menunggu seenggaknya hingga Daniel Craig mengumumkan secara resmi pengundurannya sebagai Bond.

Kira-kira siapa yang cocok memerankan karakter Bond, Geeqs?

Subscribe to our newsletter

CONNECT WITH US

Film & TV

Catatan Eddie Brock Ungkap Masa Lalu Carnage di Venom 2

Muhammad Arhan | 2 jam yang lalu
Catatan Eddie Brock Ungkap Masa Lalu Carnage di Venom 2

Post-credit scene Venom menampilkan Cletus Kasady yang sedang diwawancarai oleh Eddie Brock. Adegan tersebut menampilkan karakter yang diperankan Tom Hardy menuliskan sesuatu di buku catatan. Kini isi dari buku catatan tersebut akhirnya terungkap, Geeqs.

Geeq.id, Jakarta - Diduga akan muncul menjadi musuh Venom di filmnya, Carnage yang memiliki inang Cletus Kasady malah hanya muncul di salah satu post-credit scene Venom. Tampaknya Ruben Fleischer menyiapkan Carnage sebagai villain utama di Venom 2, tapi akan seperti apa kepribadian yang dimiliki Cletus Kasady sebagai inang Carnage?

Dilansir dari Comicbook, buku catatan milik Eddie Brock yang digunakan untuk mencatat informasi dalam wawancara dengan Cletus Kasady ditampilkan di New York Comic Con. Catatan tersebut mengungkapkan masa lalu Cletus Kasady yang diperankan oleh Woody Harrelson secara rinci.

Buku catatan tersebut mengungkapkan masa lalu Kasady yang bahkan cukup mengerikan sebelum dirinya menyatu dengan Carnage. Cletus Kasady dikatakan telah melakukan pembunuhan dengan jumlah korban yang cukup banyak hingga membunuh neneknya sendiri dengan cara mendorongnya dari tangga. Disebutkan juga kalo Kasady membunuh anjing ibunya dengan bor, gak ketinggalan mendorong seorang anak cewek hingga tewas ditabrak bis.

Kepribadian Kasady yang kejam dan psikopat begitu sempurna jika bersatu dengan Carnage yang nantinya akan menjadi lawan yang tangguh bagi Venom. Informasi rinci tentang masa lalu Cletus Kasady yang gak diungkapkan di post-credit scene Venom akan diceritakan secara rinci pada sekuel Venom. Meskipun Sony Pictures belum mengungkapkan kapan akan mengembangkan cerita Venom 2, seenggaknya penonton tau kalo Carnage akan menjadi villain utama di film kedua Venom.

Ngomong-ngomong ada yang udah nonton film Venom? Gimana tanggapan lo, Geeqs?

Film & TV

Bocoran Avengers 4 Ungkap Musuh Terbaru?

Arya Despratama | 2 jam yang lalu
Bocoran Avengers 4 Ungkap Musuh Terbaru?

Bocoran terbaru dari Avengers 4 mengungkapkan bakal ada villain lain selain Thanos yang akan jadi musuh dari para Avengers nih. Penasaran siapa tokoh yang dimaksud? Kebet deh rumornya di bawah sini.

Geeq.id, Jakarta – Bakal menjadi film superhero terdahsyat yang pernah ada, bocoran dari Avengers 4 seakan gak berhenti mengalir di dunia maya. Salah satu yang terbaru datang dari skrip terbaru untuk peran Rocket Raccoon dan Thor di film puncak dari Marvel Cinematic Universe tersebut.

Dilansir dari Geektyrant, sebagaimana mengutip Comicbook, dalam naskah tersebut menuliskan kalo sang dewa petir ini akan menghadapi musuh terbaru yang namanya gak dituliskan.

“Thor akan menggunakan senjata barunya, Stormbreaker untuk melawan musuh baru. Sementara Rocket akan membentuk sebuah tim baru untuk melindungi galaksi dari kehancuran yang lebih dahsyat.”

Meski gak disebutkan siapa yang akan menjadi villain, rumor Avengers 4 yang akan berjudul “Annihilation” seperti mengarah pada Negative Zone yang dikuasai oleh Annihilus. Meski secara teknis itu masih menjadi properti Fox, Disney dan 21 Century Fox sepertinya udah membicarakan ini sebelum pengakuisisian.

Tapi tetap aja memasukan properti di luar Marvel Studios sebelum kesepakatan antara keduanya terjadi bukan jaminan. Atau kemungkinan besar Disney udah melobi Fox lebih dulu untuk bisa menampilkan karakter villain lebih dulu sebelum benar-benar resmi dikuasai.

Nah, kalo menurut lo siapa nih yang akan menjadi villain kejutan di Avengers 4, Geeqs?

Olahraga

Begini Kelucuan Khabib Nurmagomedov Ngomong Pakai Bahasa Jawa

Arya Despratama | 2 jam yang lalu
Begini Kelucuan Khabib Nurmagomedov Ngomong Pakai Bahasa Jawa

Usai menjadi juara dunia Ultimate Fighting Championship, nama Khabib seperti gak lepas dari sorotan media. Bahkan, baru-baru ini ia diplesetkan menjadi orang Jawa, Geeqs. Penasaran mau denger Khabib ngomong Jawa? Simak deh videonya berikut ini.

Geeq.id, Jakarta – Memiliki darah Rusia, Khabib Nurmagomedov, ternyata bisa berbahasa Jepang, lho. Namanya belakangan menjadi sorotan usai mengalahkan Conor McGregor di ajang UFC 229 yang dihelat di T-Mobile Arena, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat

Keberhasilannya menjadi juara dunia kelas ringan UFC membuat petarung berusia 30 tahun tersebut gak luput dari perbincangan di dunia maya. Bahkan, salah satu akun humor Instagram ikut memparodikan dirinya saat menjumpai konferensi pers dengan dubbing bahasa Jawa.

Dalam video tersebut, Khabib seakan tengah membeberkan rahasia kemenangannya saat bertarung dengan McGregor yang namanya diplesetkan menjadi Sutris. Ia mengatakan,

“Iki kan UFC adu tarung yo, ora olimpiade debat basa Inggris, dadi yo sebagai petarung tu sing penting latihan terus. Koyo kata pepatah, dengkul kopong nyaring bunyinya, keakehan omong ga ono buktinya.”

Video Khabib berbahasa Jawa pun menjadi viral dan menggundang tawa dari netizen. Hingga kini video tersebut telah ditonton lebih dari 200 ribu kali, Geeqs. Beberapa warganet komentar,

“Manteb cak min, khabib bringas tibane.”

“Ngakak pake parah.”

“McGregor jadi sutris wkwkwk.”

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Video Receh Bahasa Jawa ? (@dubbingjawa_official) on

Wah, walaupun cuma berupa candaan, Geeqy jadi ngebayangin nih kalo Khabib ngomong pakai bahasa Jawa beneran. Lo sendiri paham maksudnya gak, Geeqs?

Film & TV

Deskripsi Trailer Avengers 4 Bocor, Gini Penjelasannya

Muhammad Arhan | 2 jam yang lalu
Deskripsi Trailer Avengers 4 Bocor, Gini Penjelasannya

Judul dan informasi Avengers 4 menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu bagi penggemar Marvel. Kini sebuah deskripsi dari trailer Avengers 4 yang bocor di internet ini tentu membuat rasa penasaran penggemar Marvel terbayar seketika.

Geeq.id, Jakarta - Menjelang tujuh bulan peluncuran Avengers 4 sebagai film ke-22 Marvel Cinematics Universe, Marvel Studios belum buka suara apapun terkait informasi Avengers 4, padahal melalui akun Twitternya, Russo Brothers sebagai sutradara Avengers 4 mengungkapkan kalo produksi Avengers 4 udah selesai setelah menyelesaikan sejumlah pengambilan gambar ulang.

Namun, baru-baru ini dalam situs Reddit mengungkap deskripsi yang diduga akan digunakan untuk trailer Avengers 4. Sayangnya unggahan tersebut dihapus oleh pihak Reddit karena sejumlah pihak mengeluhkan unggahan tersebut, tapi untungnya Geeqy udah mengamankan deskripsi yang diduga digunakan untuk trailer perdana Avengers 4.

Dilansir dari CBR, deskripsi tersebut menjelaskan kalo Captain America dan Iron Man akan akan bertemu kembali di Wakanda, kemudian Hulk yang sedang berlatih untuk melawan Thanos, Wong yang berusaha menghubungi jiwa Doctor Strange, Rocket dan Nebula yang menciptakan teknologi baru hingga usaha Scott Lang dan Iron Man yang menjelajahi alam kuantum.

Deskripsi tersebut juga mengungkapkan kalo infinity gauntlet yang digunakan oleh Thanos rusak, tetapi yang paling mengejutkan dari deskripsi tersebut adalah terungkapnya judul Avengers 4 yaitu Avengers 4: Annihilation. Judul ini sempat mencuat beberapa waktu lalu.

Satu hal menarik yang dapat diambil dari deskripsi trailer yang bocor ini dalah, sebagian momen penting membuktikan sejumlah rumor yang selama ini beredar, misalnya Ant Man dan Iron Man yang menjelajahi alam kuantum. Jika trailer Avengers 4 terbukti sama dengan deskripsi yang bocor, trailer perdana Avengers 4 akan lebih keren dibandingkan Captain Marvel.

Avengers 4 tayang Mei 2019.

Film & TV

Power Rangers dan Street Fighter Resmi Berkolaborasi di Film Ini

Arya Despratama | 2 jam yang lalu
Power Rangers dan Street Fighter Resmi Berkolaborasi di Film Ini

Seperti yang udah Geeqy beritakan sebelumnya, jelang akhir tahun ini akan ada film pendek yang menampilkan dua jagoan dari latar yang berbeda. Langsung aja tonton hasil kolaborasi dari Power Rangers dan Street Fighter di bawah ini.

Geeq.id, Jakarta – Akhirnya film yang ditunggu-tunggu oleh para fans Power Rangers dan Street Fighter resmi dirilis di YouTube, Geeqs. Film pendek ini merupakan bagian dari promosi game Power Rangers Legacy Wars, yang telah dirilis di platform Android dan iOS.

Dilansir dari Geektyrant, film berdurasi tujuh menit lewat 43 detik tersebut menceritakan Jason David Frank sebagai Tommy Olivier atau ranger hijau, yang harus bekerja sama dengan Ryu dan Chun-LI dari Street Fighters untuk melawan M. Bison. Dalam film pendek ini Tommy juga dibantu oleh Ciara Hanna aka Gia Moran, ranger kuning di Power Rangers Megaforce.

Menariknya, gak cuma Tommy maupun Gia yang bisa berubah menjadi Power Rangers, Geeqs. Tapi, Ryu juga bisa menjelma menjadi Ryu Ranger setelah menerima Crimson Hawk Power Coin pemberian Tommy. Meski begitu, jurus-jurus ikonisnya seperti Hadoken dan Shoryuken juga masih dipertahankan dalam wujud ranger.

Film ini merupakan hasil kolaborasi dari Hasbro, Lionsgate Games, Bat In The Sun, dan nWay selaku pengembang game Power Rangers Legacy Wars. Adapun sinopsis ceritanya sebagai berikut.

“Ketika sang tokoh utama dari Street Fighter, Ryu, memasuki dunia Power Rangers, ia menyadari kalau musuhnya M. Bison dan musuh para ranger, Rita Repulsa, telah bekerja sama untuk merebut kekuatan Power Rangers. Dengan bantuan Ninjor, pembuat Power Coins, Tommy memberikan Ryu Crimson Hawk Power Coin, yang dapat membuatnya berubah menjadi Ryu Ranger.”

Nah, buat yang masih penasaran sama kekuatan Ryu Ranger dan Power Rangers lainnya, langsung aja jajal game-nya di ponsel Android atau iPhone lo, Geeqs!

Sainstek

Heboh, Benda Terdampar di Pantai Ini Adalah UFO?

Andhika Dwi Putra | 2 jam yang lalu
Heboh, Benda Terdampar di Pantai Ini Adalah UFO?

Para penggemar teori konspirasi tampaknya sedang heboh nih, Geeqs. Pasalnya belakangan ini mulai beredar foto benda aneh yang terdampar di pantai yang ada di pulau Seabrook. Dari bentuknya, banyak yang menilai kalau itu adalah pesawat luar angkasa atau Unidentified Flying Object (UFO), mungkinkah?

Geeq.id, Jakarta – Semakin banyak yang nggak bisa dijelaskan, semakin senang para konspirator dalam berteori ria. Hal ini tergambar lewat tersebarnya foto benda asing yang terdampar di pantai. Menurut laporan dari Metro, foto itu memang benar adanya. Lalu, apakah objeknya benar-benar adalah Unidentified Flying Object atau yang lebih sering dikenal sebagai UFO?

Hasil gambar untuk ufo seabrook island

Kalau dilihat, bentuk benda itu memang cukup aneh dan nggak lazim terlihat. Disaat sebuah benda cukup aneh dan nggak lazim, memang pantas diberi predikat Unidentified (nggak teridentifikasi). Namun, apa benar benda itu adalah sebuah flying object (objek yang terbang)? Mengingat benda itu memang sudah ditemukan terdampar di pantai.

Setelah beragam teori dikemukakan dengan UFO sebagai teori yang kuat, Lowcountry Marine Mammal Network (LMMN) sebagai pihak yang menemukan benda ini akhirnya angkat bicara. Sayangnya, bagi lo yang menduga itu adalah UFO atau seenggaknya objek luar angkasa yang jatuh ke bumi, lo harus kecewa, Geeqs.

Karena, LMMN membantah semua pendapat itu dengan mengatakan bahwa benda yang terdampar di pantai itu lembut seperti busa tanpa logam di dalamnya. LMMN melanjutkan kalau kemungkinan besar benda itu adalah cincin flotasi dari pelampung yang robek akibat badai Hurricane Florence yang melanda daerah itu beberapa waktu lalu.

Dengan demikian, walaupun ada benda yang nggak dikenali atau kita nggak tau, jangan dulu cepat ambil kesimpulan sebelum ada validasi dari pihak terkait atau pihak profesional, Geeqs. Karena, salah-salah lo bisa jadi malah bantu nyebar hoaks yang bisa merugikan banyak orang.

Film & TV

Terkuak, Elon Musk Ternyata Seorang Wibu

Muhammad Arhan | 2 jam yang lalu
Terkuak, Elon Musk Ternyata Seorang Wibu

Sebagai CEO Tesla dan SpaceX yang tentunya super sibuk, ternyata Elon Musk adalah seorang wibu lho, Geeqs. Ini buktinya.

Geeq.id, Jakarta - Visioner, ambisius, dan jenius merupakan kata yang begitu mendeskripsikan Elon Musk. Pria kelahiran Afrika Selatan tersebut adalah seorang pebisnis dan ilmuwan dunia yang udah menciptakan sejumlah proyek ambisius, sebut aja salah satunya mobil yang bisa pergi ke luar angkasa. Namun di balik sisi jeniusnya tersebut, Elon Musk ternyata penggemar anime lho, Geeqs.

Melalui akun Twitter resminya, CEO Tesla tersebut mengunggah sebuah cuitan bertuliskan “Love Your Name” lengkap dengan video trailer dari Youtube. Berdasarkan cuitan tersebut diketahui, kalo Elon Musk ternyata menyukai anime asal Jepang berjudul Love Your Name atau Kimi No Na Wa dalam bahasa Jepang.

Kimi No Na Wa merupakan salah satu anime Jepang yang menuai kritik positif dari berbagai pihak, bahkan memperoleh angka 97 persen di situs pengulas film, yaitu Rotten Tomatoes. Film ini bahkan menjadi salah satu dari lima film yang memperoleh keuntungan paling terbesar di dunia perfilman Jepang.

 

Gak cuma Kimi No Na Wa, ternyata Elon Musk juga menyukai film Princess Momonoke dan Spirited Away besutan Studio Ghibli, hingga Evangelion garapan Tatsunoko Production dan Gainax. Founder Paypal tersebut bahkan memilih dipanggil Elon-Chan, nama panggilan yang biasa disematkan untuk orang yang berumur lebih muda.

Cuitan Elon Musk menuai banyak respon dari sejumlah kalangan public figure, mulai dari Youtuber terpopuler PewDiePie hingga produser musik EDM yaitu Diplo yang meminta Elon Musk untuk segera menciptakan Mobile Suit Gumdam.

 

Apakah Elon Musk mampu menciptakan Mobile Suit Gundam di kemudian hari, Geeqs?