Tekno

[REVIEW] Jabra Elite 65t: Earbuds Berkualitas yang Bisa Dipakai Mandi

Andhika Dwi Putra | 18 July 2018 - 16:00
[REVIEW] Jabra Elite 65t: Earbuds Berkualitas yang Bisa Dipakai Mandi

Pengalaman terbaik dalam pemakaian earbuds bluetooth adalah ketika kita diberi keleluasaan untuk mengeksplorasi hal-hal yang gak mungkin menjadi mungkin. Dalam hal ini, Jabra Elite 65t telah membuktikannya.

Geeq.id, Jakarta – Pada akhir Juni 2018, Jabra telah resmi membawa Jabra Elite franchise ke Indonesia. Rangkaian dari franchise ini yatu, Elite 65t, Elite Active 65t, Elite 45e, Elite 25e, dan Elite 65e. Yang Geeqy sukain dari Jabra Elite franchise ini adalah kelima produk ini memakai teknologi bluetooth yang begitu menjawab kebutuhan masyarakat urban dengan produktivitas yang tinggi.

Dari awal diperkenalkan, perhatian Geeqy langsung tertuju pada unit earbuds bluetooth yang bernama Elite 65t. Untuk diketahui, unit ini benar-benar hadir sebagai sepasang earbuds yang ditempelkan di telinga, tanpa adanya kabel sedikitpun. Karena ketertarikan ini, Geeqy bakal telanjangi abis-abisan pengalaman Geeqy memakai earbuds ini.

jabra

Desain

Desainnya begitu ergonomis dan mengikuti bentuk telinga, hal ini jugalah yang membuat Geeqy tertarik untuk memiliki earbuds ini. Uniknya, walaupun bahannya didominasi oleh plastik, tampilan earbuds in-ear ini tampak begitu premium dengan paduan warna monokrom, hitam dan abu-abu. Karena ini earbuds in-ear (sumbat di telinga), tentunya ada pilihan karet silikon mulai dari ukuran paling kecil, sampai paling besar.

jabra

Perlu dicatat, teknologi earbuds in-ear ini sendiri sebenarnya punya nilai plus yang sangat baik, Geeqs. Ketika sedang mendengarkan musik, karena modelnya sumbat, noise dari lingkungan sekitar bisa teredam dengan baik. Selain itu, Jabra mendesain Elite 65t dengan sangat apik, sehingga seekstrim apapun gerakannya, karena modelnya, earbuds in-ear ini nggak akan longgar dan jatuh.

Pada Jabra Elite 65t ini, masing-masing earbuds tertanam 2 sensor audio buat mastiin kualitas suara yang jernih ketika melakukan panggilan telepon. Uniknya, microphone ini tertanam pada bodi gagang microphone yang mengingatkan Geeqy dengan model microphone tempo dulu dalam versi sangat pendeknya. Di bagian dalam bodi, terdapat juga masing-masing dua lempengan kuning yang berguna untuk mengisi daya.

Untuk tombol pengaturan, terdapat satu tombol pada earbuds kanan untuk pairing, mengaktifkan Elite 65t ke device yang tersambung, mengaktifkan intruksi suara voice assistant seperti Siri, sampai mengangkat telepon. Di earbuds kiri, terdapat dua tombol yang berguna untuk mengatur volume sampai menggunta-ganti lagu pada playlist yang tersedia.

Jujur, Geeqy awalnya agak ketakutan dengan pilihan model in-ear ini sendiri. Karena Geeqy pribadi lebih suka earphone dengan permukaan yang lebar, terkadang model sumbat bisa membuat lubang telinga sakit. Namun, Geeqy applause kepada Jabra karena membuat ketakutan Geeqy ini terkesan nggak beralasan. Begitu dipakai, Elite 65t ini emang terasa kurang nyaman, tetapi setelah karet silikon diganti ke ukuran terkecil, model in-ear ini ternyata di desain untuk tetap membuat telinga nyaman.

Pengalaman Geeqy setelah lima hari memakai earbuds ini, ada rasa kurang nyaman ketika Elite 65t ini dipakai selama empat jam lebih. Geeqy cobain sambil berkendara menggunakan helm, ada sedikit rasa nggak nyaman, tetapi nggak terlalu signifikan. Overall, earphone ini enak dipakai untuk pemakaian light ke medium yang memakai earphone tiga jam ke bawah. Untuk heavy user, telinga kayaknya harus diistirahatin dulu dari earbuds ini untuk menghindari rasa nyeri.

Konektivitas

Juara! Bisa dibilang, Jabra Elite 65t ini adalah earphone dengan konektivitas terbaik yang pernah Geeqy pakai. Kendala pada earphone bluetooth kebanyakan adalah konektivitas yang nggak stabil dan suka terputus-putus, tetapi dengan earbuds dari Jabra ini, udah nggak ada cerita lagi asik-asiknya denger lagu, tau-tau ada suara noise dan lagu tersendat-sendat.

Kenapa konektivitas Elite 65t ini sangat bagus? Karena udah dilengkapi dengan teknologi Bluetooth 5.0. Perlu diketahui, sekelas Apple dengan Airpods saja masih memakai teknologi bluetooth 4.2 dengan fitur tambahan dari Apple untuk memperkuat koneksi bluetooth. Kehebatan dari Bluetooth 5.0 ini bukan stabilnya doang, Geeqs, tetapi juga kecepatan konektivitas dan juga jauhnya jarak antara dua unit yang tersambung.

Geeqy kasih contoh, kalau bluetooth 4.2 milik Airpods bisa pairing sejauh 10 meter, maka bluetooth 5.0 ini bisa pairing paling minimal dua kalilipatnya, paling maksimal empat kalilipatnya. Geeqy coba di jarak 15 meteran, suara musik udah mulai tersendat-sendat sih. Selain itu, Elite 65t juga bisa terkoneksi dua device dalam satu waktu lho. Jadi lo bisa pairing di laptop dan smartphone tanpa harus status pairing-nya dihapus dulu.

Fitur

Jabra Elite 65t bisa dibilang earbuds bluetooth serba bisa, Geeqs. Selain mendengarkan musik, Elite 65t juga bisa melakukan panggilan telepon dengan sekali klik. Inovatifnya, Jabra membenamkan teknologi yang memungkinkan Elite 65t bisa terhubung dengan voice assistant seperti Google Assistant, Siri, atau Alexa

Buat yang bingung kenapa Geeqy pakai earbuds ini ketika berkendara, itu karena adanya fitur Hearthrough. Fitur ini, memungkinkan lo untuk tetap bisa mendengar suara ambience di sekitar lo. Jadi walaupun terasa kedap karena ada sumpalan earbuds, dengan mengaktifkan fitur ini, telinga lo tetep bisa mendengar suara sekitar dan membuat lo tetap bisa waspada.

Selain itu, perlu dicatat kalau Elite 65t ini udah mengantungi sertifikat IP55 yang membuat earbuds ini udah anti air dan debu. Anti air disini sebenarnya diperuntukkan untuk percikan air atau lelehan keringat ketika dipakai olahraga, tetapi karena Geeqy anti mainstream, Geeqy buktiin kualitas anti air ini dengan menggunakan earphone ini sambil mandi.

Sebenarnya, untuk volume air yang lebih banyak, IP56 lah yang menjamin bisa tahan, tapi pas Geeqy cobain sambil mandi, wah beneran gak ada masalah dong. Malahan ini jadi suatu yang baru dan exciting buat Geeqy. Karena, Geeqy sendiri bisa dikategorikan pendengar musik yang heavy, biasanya Geeqy mandi dengan bawa smartphone dan menyetel volume sekeras-kerasnya.

Namun, volume sekeras apapun, selalu masih kalah dengan suara shower ataupun keran, yang menyebabkan Geeqy gagal eargasm. Ketika Geeqy coba pakai Elite 65t, wah asyik banget, Geeqs. Seakan-akan Geeqy lagi mandi di depan musisinya langsung. Tentu untuk kesehatan mata bersama, gambar gak dilampirkan ya, Geeqs.

jabra

Meski harusnya cuma tahan percikan air, tapi unit Elite 65t milik Geeqy sama sekali nggak bermasalah di IC (integrated Circuit) audio-nya. Nggak perlu direndem beras, suara earbuds ini masih dalam performa optimalnya. Kalaupun percobaan gagal, Geeqy gak khawatir sih, karena Jabra sendiri ngasih garansi selama dua tahun terkait IP55 ini.

Yang paling menggembirakan, kehadiran Jabra Elite franchise ini dipaduin dengan aplikasi bernama Sound+ yang bisa diunduh di Play Store ataupun App Store. Di dalam aplikasi ini, ada berbagai pilihan seperti mengaktifkan Hearthrough, membaca panduan, sampai equalizer lho, Geeqs. Jadinya lo bisa atur suara yang dihasilkan sesuai dengan selera lo.

jabra

Buat Geeqy, penyertaan aplikasi Sound+ dari Jabra ini harus ditauladani sama vendor-vendor earphone sejenis. Karena, fitur ini sangat simpel, tetapi punya dampak yang sangat besar buat penggemar audio yang agak rewel dengan kualitas musik yang dihasilkan.

Kualitas Audio

Ini adalah bagian paling fundamental dari kualitas earphone, apa pun modelnya. Dan selamat untuk Jabra, karena udah mendesain earbuds bluetooth dengan kualitas atas yang sangat rekomendasi untuk dibeli. Pertama yang Geeqy akan bahas, adalah kualitas audio yang kita dengarkan dengan equalizer di posisi default (belum dikustom).

Yang paling Geeqy acungi jempol adalah suara vokal nggak dibelakang (tertutup instrumen). Jabra Elite 65t benar-benar menghasilkan suara yang detail, baik itu pada vocal (Mid), Treble (high), sampai pada bass (low). Namun buat Geeqy sendiri, untuk mereka yang sangat memprioritaskan bass, suara yang dihasilkan memang deep, tetapi nggak terlalu deep dentumannya. Namun ini masalah selera ya, karena disaat dentuman bass nggak dalam, berarti bisa dibilang suara bass ini nggak mengganggu detail-detail dari suara lain.

Untuk separasi dan mixing-nya sendiri, sangat rapih dan harmoni, Geeqs. Pada tahap tes, Geeqy coba menyetel lagu Indonesia berjudul "Bahas Bahasa" milik Barasuara yang emang dikenal sangat kaya instrumennya. Hasilnya, Geeqy bisa mendengarkan tiap detail instrumen musik yang dimainkan bersama-sama.

Selanjutnya mari kita bahas masalah transparansi, atau keaslian suara yang membuat seolah-olah suara tersebut nggak dikeluarkan dari alat bantu. Hasilnya? Sangat memuaskan. Seperti yang Geeqy udah bahas sebelumnya, ada sensasi dimana seakan-akan Geeqy berada di depan musisinya itu sendiri. Sensasi ini membuat Geeqy seperti mendengarkan konser secara langsung dan privat.

Yang paling menarik adalah, ketika Geeqy coba earphone ini untuk bermain PUBG Mobile. Yeap, sebelumnya Jabra nggak pernah ada mention earbuds ini diperuntukkan untuk gaming, tapi karena Geeqy anti mainstream, ya tetep Geeqy cobain. Hasilnya? Suara step kaki yang notabene agak susah buat didengar, jadi bisa kedengaran dengan jelas lho, Geeqs.

Lalu untuk panggilan telepon, nggak perlu khawatir kalau suara akan tenggelam kalau ada di lingkungan yang ramai seperti kereta atau pasar. Karena adanya noise cancellation serta penanaman sepasang sensor audio di masing-masing earbuds, membuat kualitas suara yang dikeluarkan menjadi jernih, dan solid, Geeqs.

Durabilitas

Masalah durabilitas, nggak terlepas juga dengan penggunaan bluetooth 5.0, Geeqs. Karena teknologi ini, efisiensi daya lebih optimal dengan memakan daya baterai lebih sedikit. Untuk earbuds-nya sendiri, bisa tahan lima jam (pengalaman Geeqy sih lebih-lebih dikit). Bila ditambah dengan charging case dalam daya penuh, total durasi pemakaian bisa tembus 15 jam.

Untuk harga sendiri, kalau diintip via platform online shop seperti Tokopedia, rata-rata mulai menjual produk ini seharga Rp 2.290.000. Namun yang bisa Geeqy pastikan, di saat lo memiliki ini, lo bukan hanya membeli prestis, tetapi juga membeli kualitas.

8.6

Nilai Keseluruhan
Design
8.0
Features
9.0
Performance
9.0
Film & TV

Masih Berlanjut, Film Resident Evil Terbaru Siap Digarap

Andhika Dwi Putra | 2 jam yang lalu
Masih Berlanjut, Film Resident Evil Terbaru Siap Digarap

Jangan hanya karena film terakhirnya berjudul Resident Evil: The Final Chapter, kalian langsung merasa itu adalah sekuel terakhir dari Resident Evil. Karena, dalam waktu dekat ini, ternyata Resident Evil terbaru udah siap digarap, Geeqs.

Geeq.id, Jakarta – Salah satu game yang mempopulerkan horor bernuansa zombie, Resident Evil menjadi franchise yang cukup sukses, baik di game-nya maupun di dalam film. Film yang pernah dibintangi oleh Milla Jovovich ini ternyata juga masih memiliki materi untuk digarap dalam waktu dekat ini, Geeqs, yaitu pada tahun 2019.

Disebutkan, Johannes Roberts dari film 47 Meters Down bakalan menulis dan menyutradarai film Resident Evil terbaru yang belum dipastikan judulnya ini. Selain judulnya, nama-nama aktor dan aktris yang bakalan main juga masih dalam proses pematangan. Meskipun begitu, syuting udah dijadwalkan mulai di tahun 2019 besok.

Buat lo penggemar film Resident Evil, lo pasti tahu film ini udah pernah dibuat sebanyak enam kali. Mulai dari Resident Evil di tahun 2002, Resident Evil: Apocalypse di tahun 2004, Resident Evil: Extinction di tahun 2007, Resident Evil: Afterlife di tahun 2010, Resident Evil: Retribution di tahun 2012 dan Resident Evil: The Final Chapter di tahun 2016.

Buat Geeqy, Resident Evil adalah salah satu franchise yang cukup produktif dalam menerbitkan film-film terbarunya. Namun, mudah-mudahan aja Resident Evil bisa menyajikan jalan cerita yang lebih epik dibanding yang udah-udah. Karena seringnya, disaat film terus-terusan dikembangkan menjadi sekuel, mengalami yang namanya mentok ide cerita sehingga membuat filmnya nggak sukses di pasaran.

Ya, udah kita tunggu aja kabar terbaru dari film zombie ini ya, Geeqs. Menurut lo, Milla Jovovich bakal main jadi pemeran utama lagi gak ya?

Subscribe to our newsletter

CONNECT WITH US

Game

Mineski Kucurkan Dana Rp 30 Miliar Untuk eSports Indonesia

Andhika Dwi Putra | 2 jam yang lalu
Mineski Kucurkan Dana Rp 30 Miliar Untuk eSports Indonesia

Untuk pecinta eSports, siapa yang nggak kenal Mineski? Organisasi asal Philipina ini bisa dibilang adalah organisasi eSports terbesar di Asia Tenggara. Lalu, apa tujuan Mineski tiba-tiba kucurkan dana yang sangat besar untuk Indonesia?

Geeq.id, Jakarta – Makin kesini, scene eSports di Indonesia semakin menanjak naik. Event-event bertajuk kompetisi game pun sering dihelat di negara ini, baik itu pada platform PC maupun mobile.

Nggak cuma itu, jumlah gamers di negara kita pun ternyata terus meningkat dari tahun ke tahun. Diperkirakan saat ini ada 43 juta gamers di Indonesia. Selain itu, laporan dari Newzoo di tahun 2017 menyebutkan bahwa Indonesia menempati posisi ke-16 dalam daftar negara dengan pasar game terbesar. Dengan kata lain, Indonesia sebenarnya memiliki potensi untuk berkembang lebih jauh lagi di dunia eSports. Bakkan nggak menutup kemungkinan, Indonesia bisa menjadi pusat eSports terbesar di Asia Tenggara.

Demi mewujudkan potensi tersebut, Mineski, sebuah organisasi eSPorts di Asia Tenggara, menyatakan siap membantu  membangun industri eSports di Indonesia lho, Geeqs! Hal tersebut disampaikan sendiri oleh Presiden Mineski International Ronalds Robins dalam konferensi pers yang diadakan di Hotel Pullman, Jakarta, 13 Desember 2018.

“Secara resmi kami nyatakan: Mineski akan berinvestasi sebesar Rp30 miliar untuk mengembangkan infrastruktur eSports di Indonesia,” ujar Robins.

Lebih lanjut lagi, Agustian Hwang selaku Country Manager Mineski Indonesia menjelaskan, dana Rp 30 miliar tersebut sebagian besar akan dialokasikan untuk menyelenggarakan turnamen eSports. Salah satu turnamen yang udah disiapkan adalah Jakarta Masters.

“Jakarta Masters akan menjadi event eSports termegah yang pernah terjadi di Indonesia,” ujar Hwang.

Selain Jakarta Masters, deretan kompetisi eSports lainnya yang akan diadakan oleh Mineski antara lain Garuda Cup dan Indonesia Professional Gaming League. Lebih dari sekedar menyelenggarakan turnamen, Mineski juga akan membangun 20 cybercafe Mineski Infinity di berbagai provinsi di Indonesia. Harapannya, cybercafe tersebut bisa menjadi arena latihan bagi calon atlet eSports Indonesia.

Hwang sendiri berharap industri eSports bisa dikenal lebih luas lagi oleh berbagai generasi masyarakat Indonesia. Ia membandingkan kondisi eSports di Indonesia dengan di Filipina, di mana orang-orang yang udah berumur pun tahu tentang eSports.

“Waktu itu saya ke sana, bahkan petugas imigrasi mengerti tentang eSports. Padahal mereka umur 30-40an. Waktu itu saya cap paspor, yang ditanya bukan mau ke mana, tapi ‘oh orang Mineski? Saya main lho di Mineski Infinity yang ini’. Tiga dari lima kali kedatangan saya, selalu ditanya soal Mineski,” ucap Hwang.

Mineski sendiri merupakan organisasi eSports profesional terbesar di Asia Tenggara. Berpusat di Filipina, Mineski juga udah hadir di Malaysia, Thailand, dan Indonesia. Nah, Mineski Indonesia mulai beroperasi sejak April 2017 lalu dan berfokus pada pembuatan cybercafe Mineski Infinity serta penyelenggaraan turnamen eSports.

Gambar terkait

Dengan diakuinya scene eSports di Indonesia oleh Mineski, ini bisa menjadi selangkah lebih maju untuk Indonesia menjadi tuan rumah eSports di Asia Tenggara. Mudah-mudahan, cybercafe besutan Mineski ini bisa mencetak banyak player-player profesional yang bisa mengharumkan nama Indonesia ya, Geeqs.

Berita Pilihan

Selamat! Cendol Didaulat Jadi Makanan Penutup Terbaik di Dunia

Andhika Dwi Putra | 2 jam yang lalu
Selamat! Cendol Didaulat Jadi Makanan Penutup Terbaik di Dunia

Beberapa waktu lalu, CNN merilis daftar 50 makanan penutup terbaik di dunia. Cendol masuk ke dalam daftar tersebut. Mendengar nama makanan yang Indonesia banget masuk ke dalam daftar 50 makanan penutup terbaik di dunia tentu bisa bikin kamu semringah. Namun, mungkin faktanya nggak seindah itu, Geeqs.

Geeq.id, Jakarta – Nama cendol tentunya sangat nggak asing buat kuping orang-orang Indonesia. Bahkan di Bandung, ada nama Cendol Elizabeth yang terkenal enak dengan paduan tepung beras, gula merah dan santan yang sangat segar bila disajikan dengan es. Mungkin karena kesegaran ini, cendol pun bisa masuk sebagai makanan penutup terbaik di dunia.

Namun jangan keburu bangga dulu, Geeqs. Dilansir dari FeedMe, ternyata cendol yang dimaksud bukanlah cendol yang biasanya lo jumpai di pinggir-pinggir jalanan Indonesia. Cendol yang dimaksud sebagai 50 makanan penutup terbaik di dunia ini ternyata adalah cendol Singapura.

Yeap, di Singapura cendol juga banyak dijual dan menjadi salah satu makanan penutup favorit yang bisa ditemui di restauran tepi pantai ataupun di trotoar jalanan. Cara penyajian cendol di sana pun nggak jauh beda sama penyajian cendol di Indonesia, lho.

Fakta lain menyatakan, cendol nggak cuma ada di Indonesia dan Singapura aja. Makanan yang terbuat dari tepung beras ini sebenarnya juga populer di negara serumpun lainnya, yakno Malaysia.

Selain cendol, deretan makanan lain yang berhasil masuk ke daftar makanan penutup terbaik di dunia ini antaranya adalah Dan Tats dari Hongkong, Kulfi dari India dan urutan pertama adalah Tub Tim Krob dari Thailand.

Namun tetap membanggakan, Geeqs. Selain Singapura memang serumpun dengan Indonesia, cendol yang dimaksud pun ternyata cendol yang nggak jauh berbeda dengan cendol yang ada di Indonesia. Nilai positifnya, lo bisa dengan gampang makan makanan penutup terbaik di dunia dengan uang sekitar Rp 5 ribu doang dan tersedia di banyak tempat.

Sekali lagi, selamat buat Singapura!

Film & TV

Ditanya Soal Sekuel Aquaman, Ini Jawaban James Wan

Arya Despratama | 2 jam yang lalu
Ditanya Soal Sekuel Aquaman, Ini Jawaban James Wan

Buat yang udah nonton Aquaman, jangan harap buat bisa nonton sekuel keduanya, Geeqs. Pasalnya, sang sutradara cuma dikontrak satu film doang nih. Simak pengakuannya di bawah sini.

Geeq.id, Jakarta - Aquaman akhirnya resmi dirilis di Indonesia dan cukup mendapatkan respons yang positif dari para penonton. Film ini juga udah lebih dulu dirilis di China, bahkan sukses meraup keuntungan senilai US$ 94 juta! Para kritikus pun tampaknya cukup menyukai film ini, Geeqs. Pasalnya, situs IMDB memberikan skor sebesar 8,2 dari 6.456 reviewers, sementara Rotten Tomatoes memberikan skor 76 persen.

Respons positif tersebut membuat Aquaman kemungkinan besar akan dibuatkan sekuel. Namun, James Wan selaku otak di balik kesuksesan film solo sang Raja Atlantis tersebut ternyata hanya dikontrak untuk membuat satu film, Geeqs. Saat diwawancarai Variety, ia mengaku,

“Saya baru dikontrak untuk satu ini doang, jadi kita lihat nanti. Lagian nggak usah ngomongin sekuel dululah, yang ini aja belum dirilis.”

Warner Bros sendiri cenderung merekrut sutradara per satu film, Geeqs. Contohnya, Patty Jenkins yang baru kembali dikontrak untuk menyutradarai Wonder Woman 1984 setelah sukses di film pertamanya.

Hal yang sama juga terjadi di franchise tetangga, Marvel Cinematic Universe. Pihak Marvel Studios baru aja mengonfirmasi kalau Scott Derrickson, sutradara Doctor Strange, akan kembali untuk membuat sekuel film solo sang Sorcerer Supreme.

Nah, kalo menurut lo James Wan bakal kembali menangani sekuel Aquaman gak, Geeqs?

Duh!

Kenalin Sarah Gray, Dokter Cantik yang Gila Tato

Arya Despratama | 2 jam yang lalu
Kenalin Sarah Gray, Dokter Cantik yang Gila Tato

Berprofesi sebagai dokter dituntut harus selalu rapih dan menjaga penampilan. Tapi itu gak berlaku buat dokter satu ini. Gimana gak, hampir seluruh tubuhnya dipenuhi dengan tato, Geeqs. Kayak gini nih orangnya.

Geeq.id, Jakarta – Kalo biasanya seorang dokter identik dengan jas putih, dokter bernama Sarah Gray ini justru dikenal sebagai dokter tatoan nih. Gak heran, soalnya doi punya banyak tato di sekujur tubuhnya, Geeqs. Yuk, intip penampilannya di bawah sini.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Sarah (@rosesarered_23) on

Ini dia sosok doktor metal ini, Geeqs. Beda banget kan sama tampilan dokter pada umumnya.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Sarah (@rosesarered_23) on

Dokter Sarah merupakan anggota komunitas tato di Australia, Geeqs. Gak heran kalo tubuhnya penuh dengan tato.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Sarah (@rosesarered_23) on

Wanita asal Adelaide, Australia tersebut mengaku mulai menato tubuhnya dari umur 16 tahun sampai sekarang di usianya yang ke-30.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Sarah (@rosesarered_23) on

Karena penampilannya yang gahar, Sarah kerap dianggap sebagai berandalan, Geeqs. Ia pernah mendapat perlakuan gak mengenakan dari pelayan toko.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Sarah (@rosesarered_23) on

“Pelayan toko sering melayani pembeli yang lain lebih dulu dan menghindari kontak mata dengan saya,” katanya seperti dilansir dari Dailymail Australia.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Sarah (@rosesarered_23) on

Penampilannya pun semakin nyentrik karena sering bergonta-ganti warna rambut, Geeqs. Mulai dari biru, hijau, pink, dan merah pernah dijajalnya, lho.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Sarah (@rosesarered_23) on

Meski memiliki penampilan yang gahar, Sarah tetap bangga karena ia bisa bermanfaat bagi orang lain, Geeqs.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Sarah (@rosesarered_23) on

“Lewat tato aku menemukan belahan jiwa. Aku punya banyak teman dari berbagai belahan dunia dan aku bisa memberikan inspirasi positif bagi orang-orang di sekitarku dengan memberikan kehidupan yang berwarna di tengah industri konservatif seperti menjadi dokter,” jelasnya.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Sarah (@rosesarered_23) on

Gimana, siapa nih yang mau jadi pasiennya, Geeqs?

Film & TV

Aquman Gak Nyangka Bisa Jadi Superhero

Arya Despratama | 2 jam yang lalu
Aquman Gak Nyangka Bisa Jadi Superhero

Aktor pemeran Aquaman, Jason Momoa masih gak nyangka kalo dia bisa kepilih untuk memerankan superhero, Geeqs. Simak alasannya di bawah sini.

Geeq.id, Jakarta – Berperan sebagai Arthur Curry di film Aquaman, Jason Momoa masih gak nyangka dirinya bisa terpilih untuk memerankan karakter sang penguasa Atlantis tersebut. Wah, kenapa ya?

Dikutip dari FeedMe, aktor berusia 39 tahun ini merasa gak layak buat jadi superhero. Bahkan, ia menyebut dirinya lebih cocok memerankan karakter antagonis, Geeqs. Ia berujar.

“Saya bisa melihat Patrick Wilson dipilih buat jadi Aquaman. Saya ini harusnya orang terakhir yang bisa dipilih buat jadi Aquaman. Rasanya saya lebih cocok buat memerankan penjahat.”

Gak bisa dipungkiri, penampilan Momoa emang bukan superhero banget. Bahkan, dia menyatakan dirinya gak ada mirip-miripnya dengan Aquaman versi komik saat ini. Karena itulah aktor yang juga pernah membintangi serial Game of Thrones ini merasa sangat berterima kasih pada Zack Snyder. Pasalnya, sang sutradara Batman v Superman itulah yang memutuskan untuk merekrut dirinya sebagai Aquaman. Ia berkata,

“Ini benar-benar sebuah perjalanan yang luar biasa dan saya merasa sangat beruntung.”

Sementara, James Wan mengaku sangat senang bisa bekerja sama dengan Jason Momoa. Sang sutradara menyebutkan kalo Aquaman bisa jadi kesempatan bagi Momoa untuk menunjukkan sisi lain dari dirinya.

Seperti yang udah diberitakan sebelumnya, Jason Momoa sebenarnya mengikuti casting untuk memerankan Batman. Namun, berkat aksinya yang unik saat proses audisi, Zack Snyder justru memilih dirinya untuk memerankan Arthur Curry.

Nah, siapa nih yang udah nonton Aquaman di layar lebar?

Berita Pilihan

Haluu, Destinasi Pelepas Penat Yang Instagramable

Muhammad Arhan | 2 jam yang lalu
  Haluu, Destinasi Pelepas Penat Yang Instagramable

Lelah dengan hiruk pikuk di ibukota? Butuh hiburan baru untuk melepas penat? Kayaknya Haluu adalah tempat yang lo butuhkan deh jika lo ingin menghabiskan waktu untuk melepaskan keluh kesah. Emang itu tempat apa? Yuk simak di ulasannya di bawah ini, Geeqs.

Geeq.id, Jakarta - Banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengisi kekosongan di akhir pekan, salah satunya melakukan hal-hal yang baru dengan datang ke Haluu. Sebuah eksibisi yang dikemas dengan instalasi yang menarik dengan konsep yang Instagramable banget. Ingat dengan salah satu museum yang menampilkan karya Yayoi Kusuma? Serupa dengan itu, tetapi Haluu lebih banyak memiliki spot untuk berfoto.

Berawal dari fenomena generasi millenials yang haus akan kebutuhan tempat-tempat yang memiliki spot foto bagus atau bisa disebut Instagramable, Norine Wibowo, Antonius Chandra, Andrew Lmadong, Kevin Pudjiadi, Dio Santoso, dan Andre Tanuwijaya mendapatkan ide menarik dengan menciptakan sebuah eksibisi yang memiliki spot Instagramable bernama Haluu.

Hasil gambar untuk haluu spot

Halu sendiri yang merupakan bahasa Finlandia diartikan kemauan dalam bahasa Indonesia. Menurut Norine Wibowo selaku Project Director, Haluu merupakan perjalanan yang menampilkan objek duniawi dengan elemen yang mengejutkan.

“Haluu sendiri memiliki arti 'keinginan' dalam bahasa Finlandia. Haluu adalah sebuah perjalanan yang menampilkan objek duniawi dan situasi dengan elemen yang mengejutkan. Berbagai ruangan yang menarik untuk Instagram, diwarnai dengan ledakan warna dan kesempatan foto tanpa henti, Haluu adalah tempat yang menyenangkan bagi individu, teman dan keluarga.” Jelas Norine Wibowo selaku Project Manager Haluu.

Terdapat 13 ruangan yang memiliki tema dan desain yang berbeda-beda. Tiap ruang didesain semenarik mungkin dengan pemilihan warna yang tentunya Instagramable banget. Untuk yang pengen ajak gebetan, pasangan, atau keluarga ke Haluu yang berlokasi di Plaza Indonesia lantai 5 dengan hanya membayar 90.000 rupiah setiap Senin - Jumat dan 100 ribu rupiah di Sabtu - Minggu. Jadi, bakal ajak siapa ke Haluu nih, Geeqs?

Game

Sambut Akhir Tahun, AOV Kasih Kejutan Ini

Arya Despratama | 2 jam yang lalu
Sambut Akhir Tahun, AOV Kasih Kejutan Ini

Mulai dari tampilan baru hingga penyesuaian kekuatan para Hero dalam game, inilah beberapa updatetan terbaru Arena of Valor di bulan Desember ini, Geeqs. Cekidot.

Geeq.id, Jakarta – Gak terasa kita udah memasuki penghujung tahun 2018, Geeqs. Hawa-hawa liburan natal dan tahun baru udah mulai terasa nih. Nah, buat lo pemain setia Arena of Valor, Garena Indonesia udah nyiapin updatetan spesial buat menyambut natal dan tahun baru, Geeqs. Yuk, simak kejutannya di bawah sini.

Tampilan Baru: Horizon Valley

Hasil gambar untuk horizon valley aov update desember

Peta Horizon Valley akan diberikan tampilan bertemakan pesta salju yang dihiasi dengan berbagai aksesoris menarik dan diselimuti dengan salju putih. Selain hero AOV, monster di arena pertarungan juga akan menerima tampilan bertemakan winter.

Mode Baru: The Snow Festival Transformation Clash

Hasil gambar untuk The Snow Festival Transformation Clash

Gak cuma menghiasi arena pertarungan menjadi lebih seru, Garena AOV Indonesia kali ini akan menghadirkan kekuatan dari masa lalu. Papa Kong atau yang dikenal juga dengan nama Dark Slayer, kembali hadir dan bahkan bisa ikut bertarung dalam mode terbaru, yaitu The Snow Festival Transformation Clash.

Mode game ini akan bisa dimainkan dalam mode Battle of Clones. Untuk berubah wujud, kalian perlu mengumpulkan energi dengan cara membunuh Minion, Monster Jungle, Kill, Assist ataupun menghancurkan Tower.

Ketika Energi yang kalian kumpulkan mencukupi jumlah yang dibutuhkan, akan terdapat tombol khusus yang bila diaktifkan akan mengubah kalian menjadi Papa Kong. Kalian bisa berubah menjadi Papa Kong (Dark Slayer) selama 40 detik. Selain Papa Kong, kalian juga bisa berubah menjadi karakter Monyet Kecil (Wild Monkey) selama 20 detik.

Fitur Baru: Hero Dance dan Legendary Zone

Hasil gambar untuk legendary zone aov

Untuk pertama kalinya lo bakal bisa mengekspresikan kegembiraan dalam permainan melalui fitur baru Hero Dance. Lumayan kan buat pamer dan bikin jengkel lawan.

Sementara itu di fitur Legendary Zone, Challengers akan diajak untuk membuktikan kehebatan permainan AOV kalian dengan meraih gelar eksklusifnya yaitu Legendary Ranking dan Server’s Best. Kalian hanya perlu mengumpulkan Legendary Power dengan memenangkan Ranked Game sebanyak-banyaknya. Legendary Power akan diberikan kepada hero yang kalian gunakan pada saat itu. Semakin banyak Legendary Power untuk hero tersebut yang kalian kumpulkan, semakin besar kesempatan kalian untuk meraih gelarnya dan mendominasi daerah kalian.

Gelar Legendary Ranking akan ditentukan setiap minggu dan gelar Server’s Best akan ditentukan setiap bulan. Jika kalian tidak berhasil meraih gelar di minggu pertama, kalian dapat mencoba meraih gelar di minggu selanjutnya. Bersama hero kesayangan kalian, kumpulkan Legendary Powernya dan jadilah pemain terbaik di tongkrongan lo!

Tampilan Makin HD

 

Hasil gambar untuk legendary zone aovSerunya lagi, di pembaruan kali ini tampilan game AOV akan dibuat menjadi lebih memanjakan mata para pemain dengan tampilannya yang lebih High Definition. Hero seperti Maloch akan terlihat lebih garang dimana detail-detail keren dari sayap, badan maupun pedangnya akan terlihat lebih jelas.

Hero Balance

Hasil gambar untuk item aov desember 2018

Biar gak ngebosenin, Garena AOV Indonesia kembali memberikan beberapa penyesuaian kepada hero-hero di dalam game. Beberapa di antara mereka baru saja mendapatkan Buff agar mampu bersaing dan masuk ke dalam Meta permainan.

Hero Baldum, Zephys, Rourke, Tel’Annas, Yorn, Ryoma, Wonder Woman, Lumburr, Joker, Taara, The Flash, Natalya, Mganga, Batman dan Murad menerima Buff.

Selanjutnya Hero Richter, Kriknak, Ignis, Lindis, Roxie, Raz, Mina, Kahlii, dan Wiro menerima Nerf. Sedangkan Hero Preyta, Ilumia, Zanis, dan Y’Bneth mendapatkan Adjustment atau penyesuaian skill lebih lanjut.

Item Adjustment

Hasil gambar untuk item aov desember 2018

 

Beberapa item di Horizon Valley juga mendapatkan penyesuaian demi keseimbangan di dalam game. Item The Beast mendapatkan perubahan pada Unique Passive LifeSteal miliknya berdasarkan hero atau item yang digunakan. Item Amulet of Longevity dan Odin’s Will mendapatkan perubahan yang cukup signifikan dari segi harga, status dan juga item yang dibutuhkan untuk membuat kedua item tersebut.

Pada patch terbaru ini, lo gak bisa menemukan Crimson Banner lagi, karena secara resmi item itu telah ditarik dari dalam game. Item Rock Shield, Soulreaver dan Bow of Slaughter mendapatkan sedikit Buff dalam prosesnya.

Itu dia beberapa pembaruan di game AOV jelang natal dan tahun baru ini, Geeqs. Biar makin seru, kasih tau juga dong temen-temen lo yang main AOV dengan share artikel ini ke mereka!