Film & TV

[Review] Sebelum Iblis Menjemput: Film Horor Paling Mengganggu

Andhika Dwi Putra | 14 August 2018 - 15:55
[Review] Sebelum Iblis Menjemput: Film Horor Paling Mengganggu

Bukan hanya mengusik lewat penampakan, Iblis di film ini bisa mencengkram, mencakar, menggigit, bahkan memenggal kepala korbannya.

Geeq.id, Jakarta – Sebelum Iblis Menjemput, film horor besutan sutradara Timo Tjahjanto. Kali ini, Timo mengerjakan film ini sebagai solo, bukan sebagai kesatuan Mo Brothers yang pernah meneror dengan film Rumah Dara (2010) bersama Kimo Stamboel. Ini bukan hal yang baru bagi Timo, sebelumnya Ia juga pernah membuat film action thriller secara solo, yaitu Killer (2014).

Bersama Sky Media dan Legacy Pictures, Sebelum Iblis Menjemput menjadi pembuktian bahwa film horor di Indonesia masih berumur panjang. Film horor yang seakan-akan harus berkonten sensual, kini sudah bergeser dengan suasana mencekam yang kental. Bahkan, Sebelum Iblis Menjemput sudah satu level diatasnya, bukan hanya mencekam, film ini tersaji brutal.

Di era teknologi ini, banyak cara untuk memanen uang. Bisa dengan ‘memancing’ Adsense, bisa juga menjadi artis media sosial yang kaya akan endorse. Namun film ini percaya dengan jalur yang lebih konservatif, yaitu pesugihan atau bersekutu dengan Iblis. Familiar? Yeap, cerita yang dibangun film horor Indonesia belakangan ini seperti memiliki formula dan premis yang sama. Cerita yang serupa bisa juga di dapat pada film Pengabdi Setan ataupun Kafir: Bersekutu dengan Setan.

Sinopsis

Begitu sekuens dibuka, Geeqy langsung de javu dengan film Pengabdi Setan. Kayaknya beberapa penggiat horor udah sepakat kalau kombinasi rumah tua dan memutar musik klasik adalah sesuatu yang menjanjikan nilai horor. Meniru? Nggak, kombinasi yang sama udah dipakai Timo Tjahjanto bersama Kimo Stamboel mulai dari Rumah Dara.

Yang Geeqy suka dari gaya penceritaan Sebelum Iblis Menjemput adalah packaging-nya yang benar-benar berbeda. Timo menulis film ini dengan kausal sebab akibat. Sepotong kisah awal menjadi pondasi cerita yang menjelaskan setiap akibat-akibat yang terjadi. Latar belakang cerita bahkan bisa dikemas rapih dalam sebuah buku jurnal yang dimiliki oleh Alfie (Chelsea Islan). Jurnal ini terdiri dari potongan-potongan koran yang menceritakan ayah Alfie, Lesmana (Ray Sahetapy) yang tiba-tiba sukses, baik dari bisnis, maupun asmara. Paska Ibu Alfie meninggal, artis yang tengah naik daun, Laksmi (Karina Suwandi) berhasil dipersunting Lesmana.

Dari perkawinan itu, Alfie memiliki tiga saudara tiri, yaitu Maya (Pevita Pearce), Ruben (Samo Rafael), dan Nara (Hadijah Shahab). Dari kelima karakter ini, drama horor mulai dijahit dengan rapih. Diceritakan, tiba-tiba Lesmana jatuh sakit yang nggak bisa terdeteksi secara medis. Sakitnya Lesmana ini akhirnya kembali mempertemukan Alfie dengan Ibu dan saudara tirinya.

Pertemuan ini berlanjut di rumah lama Lesmana, tempat dimana dirinya bersekutu dengan Iblis. Di saat Alfie sedang berkunjung untuk menjemput memori-memori masa kecilnya di rumah itu, keluarga Laksmi juga datang untuk menjarah sisa-sisa kekayaan Lesmana. Baik Alfie, Laksmi, Maya, Ruben ataupun Nara sama-sama nggak tahu, kalau ada bahaya besar yang mengawasi mereka, hadiah dari masa lalu Lesmana.

Horor yang mengganggu

Salah satu yang paling mengganggu dari film horor ini adalah kehadiran sosok hantu yang tunai, tanpa angsuran, tanpa dicicil. Kalau biasanya film horor baru jor-joran menampilkan sosok hantu menjelang akhir cerita, Sebelum Iblis Menjemput terus menerus menyuguhkan sosok hantu dari awal cerita.

Separuh film menjelang akhir, horor besutan Timo mulai bergeser dari horor menuju kebrutal. Berulang kali, sosok hantu ini menunjukkan kebringasannya, mulai dari mencengkram, mencekik, sampai menggerak-gerakkan tempat tidur. Bisa dibilang, di sepanjang narasi film ini, selalu ada klimaks per menitnya.

Sayangnya, Sebelum Iblis Menjemput seperti terfokus dengan hantu, darah, hantu, darah, hantu, darah doang. Di dalam film ini, begitu banyak plot hole yang membuat film ini begitu nggak ‘dekat’ dengan penontonnya. Salah satunya, adalah dimana tokoh-tokoh itu berdiam di rumah tua itu selama dua hari, disaat sebenarnya bisa dibuat klimaks di dalam satu malam. Kenapa para tokoh nggak meminta bantuan kepada penduduk sekitar? Kenapa para tokoh memilih untuk bertahan tanpa makan dan minum. Beberapa pertanyaan senada seperti itu seperti terabaikan demi kepentingan suspensi yang memang luar biasa.

Penokohan

Jangan salah sangka, walaupun Sebelum Iblis Menjemput membawa aktris cantik seperti Chelsea Islan ataupun si manis dan seksi Pevita Pearce, film ini nggak dikemas seperti film horor era 2010-2012 yang mengeksplorasi kesintalan tubuh pemerannya. Disini, Chelsea Islan ataupun Pevita Pearce yang biasanya berperan manis manja di film-film drama, dieksplorasi lebih jauh dari sisi mengolah peran. Jadi, jangan harap mereka berdua akan tampil cantik di film ini.

Meskipun pada awalnya Pevita Pearce terlihat kikuk, tetapi itu terbayar di akhir cerita yang membuat seolah-olah Pevita Pearce seperti kerasukan. Beda Pevita, beda Chelsea. Dari awal, Chelsea Islan terlihat lebih luwes dalam genre horor yang pertama kali ia mainkan. Namun walaupun begitu, Geeqy merasa Karina Suwandi lah yang membuat panggung Sebelum Iblis Menjemput.

Lewat peran yang sebenarnya tergolong sedikit, Karina mendapat spotlight saat membawakan karakter Laksmi. Mulai dari tutur, gerak, sampai pergantian emosi di tiap scene, Karina begitu larut dalam diri Laksmi. Pada sosok Laksmi, nggak ada sedikitpun persona Karina yang tersisa.

Teknis ala Hollywood

Sebuah hal yang menyenangkan mengetahui film di Indonesia, khususnya film horor di Indonesia semakin menanjak kualitasnya. Film ini memiliki Mise-en-scene yang hampir sempurna, baik itu dari eksplorasi angle, warna grading, sampai pengelolaan sinematografi secara keseluruhan. Sangat disayangkan, beberapa efek CGI seperti jatuh dari atas gedung sampai bulan, masih terlihat begitu kasar. Padahal kalau nggak terlalu mengandalkan efek visual, jalan cerita nggak akan terpengaruh.

Selain itu, pada penggambaran luka-luka yang diderita Lesmana, terlihat seperti sinema religius yang mewarnai layar kaca beberapa tahun lalu, terlihat masih terlihat seperti tambalan-tambalan yang nggak natural.

Yang menarik, adalah penata suara dari Sebelum Iblis Menjemput, yaitu Fajar Yuskemal. Beliau ini adalah scorer film-film berkelas seperti Merantau ataupun The Raid. Jadi jangan heran kalau scoring Sebelum Iblis Menjemput bisa membawa kita larut ke dalam suasana horor yang mencekam. Karena scoring dari Fajar Yuskemal pula, suspensi film ini semakin tinggi. Jangan salah paham, suspensi disini bukan seperti volume yang tiba-tiba naik drastis begitu hantu ditampilkan seperti ciri khas jump scare, tetapi lebih kepada elemen pendukung yang mendengarnya saja udah bikin merinding dan bikin perasaan nggak nyaman.

Overall, film ini sangat Geeqy rekomendasikan untuk lo yang mau membuktikan seberapa baik kualitas film di Indonesia sekarang ini. Walaupun secara jalan cerita ada beberapa yang mengganjal, tetapi itu nggak mengganggu maksud dari film ini secara keseluruhan. Cuma peringatan aja, hati-hati selesai nonton jadi kebawa mimpi.

8.5

Nilai Keseluruhan
Scenario
7.0
Visual
9.0
Character
9.0
Director
9.0
Tekno

Google Hapus 50 Aplikasi Adware, Beberapa Populer di Indonesia!

Febi Prilaksono | 2 jam yang lalu
Google Hapus 50 Aplikasi Adware, Beberapa Populer di Indonesia!

Dari bulan setahun yang lalu, Google lagi rajin-rajinnya bersih-bersih di layanan Google Play Store-nya. Udah beberapa aplikasi yang akhirnya ditendang dari pasar aplikasinya Google gara-gara ketahuan berbahaya bagi pengguna Android. Sekarang pun Google melakukan hal yag sama, bahkan beberapa aplikasi ada yang populer di Indonesia.

Geeq.id, Jakarta - Berbeda dengan pasar aplikasi milik Apple, yaitu App Store yang dengan ketat memfilter aplikasi-aplikasi yang bisa masuk ke dalam layanannya, Google agak lebih bebas untuk para developer aplikasi Android agar bisa masuk ke dalam layanan Google Play Store. Namun, dalam setahun kebelakang Google malah rajin bersih-bersih pasar aplikasinya dari aplikasi yang mengancam keamanan para penggunanya.

Kali ini juga demikian. Dilansir dari Digital Information World, baru-baru ini Google menghapus lebih dari 50 aplikasi dari layanan Play Store-nya. Dari laporan Avast, yaitu perusahaan keamanan cyber menyebutkan aplikasi-aplikasi tersebut berisi adware, yaitu software yang bisa menampilkan iklan tanpa persetujuan penggunanya.

Aplikasi-aplikasi yang dihapus berupa aplikasi fitness, edit foto, bahkan game ketahuan berisi adware di dalamnya. Beberapa aplikasi bahkan lumayan populer di Indonesia, yaitu Chess Battle, Connect the Dots, Easy Pics Cutter, Magic Gamepad - Stress Releaser & Boredom Blocker, Pro Photo Blur, Free Watermark Camera 2019, Magic Cut Out, dan lainnya.

Buat yang belum tau, adware sendiri adalah sebuah jenis malware yang dapat menampilkan iklan dalam layar penuh secara terus menerus. Malahan dalam beberapa kasus, adware malah menawarkan pengguna untuk menginstall aplikasi yang berisi adware lainnya.

Peneliti juga menemukan dua jenis adware yang udah bertebaran di smartphone Android. Yang pertama tercatat udah terinstall sebanyak 3,6 juta kali dan berisi yang berwujud game sederhana, aplikasi foto editing dan aplikasi fitness. Aplikasi ini tercatat paling banyak diinstall di India, Indonesia, Filipina, Pakistan, Bangladesh, dan Nepal.

Jenis yang kedua justru disebutkan lebih canggih dari yang pertama. Dari laporan peneliti, jenis kedua bahkan akan melakukan pemeriksaan sebelum menggunakan fungsi iklan layar penuh, dan bahkan dienkripsi. Aplikasi adware ini udah diinstall sebanyak 28 juta kali dan berupa aplikasi musik.

Dari kedua jenis adware tersebut, total udah ada 30 juta smartphone Android yang terinfeksi adware dari aplikasi-aplikasi tersebut. Apakah smartphone lo menjadi salah satunya? 

Subscribe to our newsletter

CONNECT WITH US

Film & TV

Review Avengers: Endgame, Lebih dari Sekadar Pembalasan

Arya Despratama | 2 jam yang lalu
Review Avengers: Endgame, Lebih dari Sekadar Pembalasan

Sebagai film puncak Marvel Cinematic Universe, Avengers: Endgame dituntut harus bisa membayar penantian para fans selama 10 tahun terakhir. Apakah secara keseluruhan filmnya dapat memuaskan para penonton? Simak review Geeqy berikut ini.

Geeq.id, Jakarta – Akhirnya penantian para penggemar Marvel di Indonesia tersampaikan setelah Avengers: Endgame resmi ditayangkan serentak di seluruh bioskop tanah air pada 24 April 2019 kemarin. Buat kalian yang udah melihat cuplikannya dari trailer atau teaser yang bertebaran di internet, sepertinya harus hati-hati nih. Sebab ada beberapa adegan palsu dalam cuplikan yang mungkin udah semuanya lo lihat di dunia maya.

Seperti judulnya ‘Endgame’, film ini menceritakan akhir sekaligus babak baru dari para karakter superhero. Kalo di Infinity War, mengkisahkan Avengers yang terpuruk usai melawan Thanos (Josh Brolin), ceritanya kali ini bisa dibilang sebagai pembalasan Captain America Cs untuk mengalahkan sang penguasa Titan.

Namun, yang disuguhkan dalam ceritanya ternyata lebih dari sekadar itu, Geeqs. Gak melulu soal pembalasan yang dijadikan sebagai acuan dalam film ini, tapi juga ada pengorbanan dan pendewasaan dari karakter superhero. Berikut beberapa gambaran yang tersaji dalam Avengers: Endgame.

Keterlibatan Sang Sutradara

Peran Russo bersaudara gak cuma sebagai sutradara dalam film ini. Joe Russo juga ikut ambil bagian sebagai cameo dalam adegan diskusi orang-orang yang hilang. Dalam adegan ini, ia mendapat motivasi dari Captain America (Chris Evans) untuk tetap tegar melanjutkan hidupnya setelah kehilangan orang paling berharganya. Itu merupakan salah satu kejutan yang bisa lo saksikan di filmnya.

Plot Sedikit Kompleks

Sementara kalo dari segi alur cerita, Avengers: Endgame memiliki plot yang cukup kompleks karena dibumbui oleh teori ilmiah seputar ruang dan waktu. Hal inilah yang membawa Avengers untuk memungkingkan mengembalikan semua orang yang hilang akibat jentikkan jari Thanos. Meski sempat ditentang karena terlalu berisiko, tapi seperti yang udah diucapkan berkali-kali dari filmnya, yaitu ‘Apapun resikonya’, para Avengers harus bisa membawa mereka kembali.

Epik di Akhir

Dari segi tone, Anthony dan Joe Russo masih mempertahankan ciri khasnya di Avengers: Endgame. Semenjak memulai debutnya di MCU lewat Captain America: The Winter Soldier, Russo bersaudara ini emang selalu menyisipkan adegan-adegan epik di bagian akhir filmnya.

Dengan durasi tiga jam lebih sebenarnya ada beberapa adegan seru di bagian awal dan tengah filmnya. Namun, itu belum terasa cukup membayar penantian para fans yang telah lama menunggu untuk menyaksikan film ini. Terlepas dari itu, Avengers: Endgame bakal bikin bulu kuduk merinding jelang akhir filmnya.

Ada yang Mati

Soal siapa karakter yang mati dalam Endgame kerap dipertanyakan dan diperdebatkan oleh para penggemar. Nah, bukannya Geeqy mau spoiler, tapi setidaknya ada dua tokoh yang harus berkorban untuk bisa mengembalikan keadaan.

Seperti yang tadi Geeqy bilang, Avengers: Endgame, bukan cuma soal pembalasan, tapi juga pengorbanan dan pendewasaan dari tiap karakter untuk menjadi layaknya superhero. Jadi, apa gunanya menjadi superhero kalo gak berani berkorban untuk banyak orang? Pemilihan tokoh yang mati bisa dibilang tepat mengingat keduanya merupakan pentolan dari Avengers.

Gak Ada Post-Credit Scene

Gak seperti film-film MCU pada umumnya, jangan berharap bisa duduk lama-lama abis nonton filmnya, Geeqs. Sebab, gak ada satu pun post-credit scene yang nongol usai daftar nama pemain dan kru yang terlibat dalam film ini ditampilkan dalam layar lebar.

Hal ini bisa dibilang wajar karena pihak sutradara maupun Marvel Studios benar-benar ingin membuktikan bahwa Avengers: Endgame merupakan bab penutup dari 22 filmnya selama 10 tahun. Jadi, emang gak ada lagi yang perlu ditampilkan sampai era baru MCU dimulai di phase 4 nanti.

Meski memiliki plot yang sedikit kompleks dan perlu menunggu cukup lama untuk bikin bulu kuduk para penonton merinding. Avengers: Endgame bisa dibilang cukup sukses untuk membayar penantian para fans selama 10 tahun terakhir. Geeqy kasih skor sembilan buat mengapresiasi film garapan Russo bersaudara ini.

Otomotif

Vespa Rilis Sprint Notte, Representasi dari Keindahan Malam

Febi Prilaksono | 2 jam yang lalu
Vespa Rilis Sprint Notte, Representasi dari Keindahan Malam

Buat lo yang lagi pengen ganti motor, mungkin lo bisa menentukan piliha ke Vespa. Soalnya, Vespa baru aja ngerilis produk terbaru yang bisa ngebuat cowok-cowok makin keliatan macho, yaitu Vespa Sprint Notte dengan karakter yang serba hitam.

Geeq.id, Jakarta - Setelah ngeluncurin generasi 'S' Vespa Primavera dan Vespa Sprint di awal 219 yang lalu, kali ini PT Piaggio Indonesia ngeluncurin produk terbarunya yang disebut-sebut sebagai edisi terbatas, yaitu Vespa Sprint Notte. Dengan balutan warna matt black membuat Vespa ini cocok banget buat lo yang pengen tampil macho dengan gaya klasik.

Nama 'Notte' sendiri diambil dari Bahasa Italia yang berarti malam, sesuai dengan tampilannya dengan gaya serba hitam pada seluruh bodi dan beberapa sentuhan detail warna glossy black yang memberikan kesan eksklusif. Sampai bagian muffler cover pun juga berwarna hitam dan dilengkapi dengan jok kulit berwarna hitam yang mewah.

Vespa Sprint Notte menggunakan teknologi terbaru buat menghasilkan kestabilitas dan kenyamanan berkandara yang baik dengan mesin i-get 150 cc. Bagian pencahayaan juga menggunakan LED pada lampu bagian depan dan belakang agar pengguna tetap bisa melihat dengan jelas walau keadaan jalanan yang gelap di malam hari.

Udah gitu, di bagian bodi juga dilengkapi dengan logo 'Notte' yang tampil dengna elegan yang dipasang pada rear shield box yang menandakan eksklusifitas dari edisi terbatas ini. Pokoknya buat lo yang pakai Vespa ini dijamin tingkat kegantengan lo bakalan bertambah.

Dengan model yang istimewa dan juga disebut dengan edisi terbatas, Vespa Sprint Notte dilepas dengan harga Rp 48.500.000 (OTR) dengan garansi selama 3 tahun untuk pemeriksaan berkala dan suku cadang. Vespa ini akan tampil pertama kali untuk publik pad pameran Indonesia International Motor Show 2019 (IIMS 2019) di JIExpo Kemayoran, Jakarta pada tanggal 25 April sampai 5 Mei 2019.

Tuh, yang pengen ganti motor terus kepincut sama Vespa Sprint Notte mending langsung datengin aja IIMS 2019 besok, dari pada keburu keabisan unit kan. Udah gitu nantinya lo juga bakalan dapet penwaran eksklusif berupa paket aksesoris asli Vespa Sprint Notte pula, tentunya dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Sikat Geeqs!

Film & TV

Iron Man: 8 Menit Terakhir Dalam Avengers: Endgame Terbaik di MCU

Arya Despratama | 2 jam yang lalu
Iron Man: 8 Menit Terakhir Dalam Avengers: Endgame Terbaik di MCU

Sehari jelang penayangan Avengers: Endgame, pemeran Iron Man dalam Marvel Cinematic Universe punya sedikit gambaran soal ceritanya nih. Sebelum nonton filmnya, simak dulu pernyataannya berikut ini.

Geeq.id, Jakarta – Demam Avengers: Endgame akan segera memuncak di Indonesia pada 24 April 2019 besok. Salah satu pentolan Avengers, Tony Stark a.k.a. Iron Man, yang diperankan oleh Robert Downey Jr. baru aja membocorkan sedikit seputar filmnya nih.

Dalam wawancara dengan The Upcoming, yang dilansir dari Geektyrant, Downey seakan bikin para fans makin penasaran dengan cerita filmnya. Seperti kita ketahui, Endgame akan menjadi saga penutup dari 22 film MCU.

Aktor berusia 54 tahun tersebut membocorkan kalo delapan menit terakhir dalam filmnya merupakan yang terbaik sepanjang sejarah MCU. Downey mengatakan,

“Delapan menit terakhir di Avengers: Endgame mungkin delapan menit terbaik sepanjang sejarah dari seluruh perjalanan mereka. Hal ini dikarenakan semua karakter terlibat.”

Film garapan Russo bersaudara ini akan dibintangi oleh Chris Evans (Captain America), Robert Downey Jr. (Iron Man), Chris Hemsworth (Thor), Mark Ruffalo (Hulk), Scarlett Johansson (Black Widow), Jeremy Renner (Hawkeye), Paul Rudd (Ant-Man), Don Cheadle (War Machine), Brie Larson (Captain Marvel), Danai Gurira (Okoye), Bradley Cooper (Rocket Raccoon), Karen Gillan (Nebula), dan Josh Brolin (Thanos).

Nah, kalo menurut lo apa nih yang bakal terjadi di delapan menit terakhir Avengers: Endgame, Geeqs? Jangan spoiler kalo udah nonton filmnya ya!

Tekno

Layarnya Bermasalah, Galaxy Fold Ditunda Peluncurannya

Febi Prilaksono | 2 jam yang lalu
Layarnya Bermasalah, Galaxy Fold Ditunda Peluncurannya

Beberapa waktu yang lalu beberapa reviewer smartphone melaporkan kalo unit Galaxy Fold yang diberikan oleh Samsung bermasalah di bagian layar, bahkan di pemakaian hari pertama. Sekarang Samsung secara resmi menunda peluncuran smartphone ini.

Geeq.id, Jakarta - Buat lo anak sultan dan berniat untuk membeli smartphone lipat pertamanya Samsung, Galaxy Fold mungkin lo harus mengurungkan niat lo dalam waktu deket ini. Soalnya smartphone dengan harga Rp 30 jutaan ini ditunda peluncurannya karena permasalahan pada bagian layarnya dari yang seharusnya diluncurkan pada tanggal 26 April nanti.

Pihak Samsung sendiri mengakui penundaan peluncuran smartphone ini dikarenakan permasalahan pada bagian layarnya yang ditemukan oleh beberapa reviewer. Setelah digunakan sehari, banyak reviewer yang melaporkan kalo Galaxy Fold-nya mengalami masalah pada bagian layarnya, bahkan layarnya sampai mati.

Dilansir dari Digital Journal, pihak Samsung mengungkapkan kalo permasalahan pada layar Galaxy Fold dikarenakan karena dampak dari bagian atas dan bawah engselnya. Nggak cuma itu, pihak Samsung juga akan memberikan panduan untuk perawatan dan penggunaan layar smartphone ini dalam paket penjualannya.

Emang sih, beberapa reviewer mengungkapkan kalo Galaxy Fold-nya rusak sesaat setelah mereka membuka pelindung layar smartphone ini. Padahal Samsung sendiri memang nggak memperbolehkan pelindung layarnya untuk dibuka. Makanya, sebuah kesalahan bagi Samsung untuk nggak menyertakan panduan perawatan dan penggunaan smartphone ini dalam paket penjualannya.

Pihak Samsung sendiri berencana akan mengumumkan tanggal rilis baru buat Galaxy Fold dalam beberapa minggu kedepan. Ya, kalo bisa sih nggak usah buru-buru banget sih, dari pada malah nanti belom bener tapi udah keburu dibeli sama orang-orang.

Perusahaan asal Korea Selatan ini emang kayaknya udah keburu ngebet buat ngerilis Galaxy Fold lantaran butuh waktu 8 tahun buat mereka mendevelop smartphone ini. Apakah Galaxy Fold bakal jadi penerus Galaxy Note 7 yang kudu ditarik gara-gara ada masalah? Hmmm, semoga aja nggak deh ya.

Tekno

CIA Bakal Punya Akun Instagram, Buat Apa??

Febi Prilaksono | 2 jam yang lalu
CIA Bakal Punya Akun Instagram, Buat Apa??

Badan intelejen seharusnya lekat dengan kerahasiaan dan selalu tertutup oleh publik. Namun ada yang aneh dengan badan intelejen Amerika Serikat, CIA (Central Intelligence Agency) yang malah berniat membuat akun Instagram. Terus buat apa?

Geeq.id, Jakarta - Sebagai badan intelejen, seharusnya mereka menjaga kerahasiaan mereka, bahkan identitas dari masing-masing anggotanya. Namun kayaknya ini nggak berlaku bagi badan intelejen Amerika Serikat, yaitu CIA (Central Intelligence Agency) yang malah mau membuat akun Instagram untuk publik.

Kabar ini sendiri keluar dari Direktur CIA Gina Haspel lewat pengumuman dalam forum tentang keamanan nasional di Auburn University. Dilansir dari Mashable, Haspel lewat akun Instagram-nya CIA nanti, mereka pengen lebih transparan ke publik tentang kegiatan mereka.

Nggak tanggung-tanggung, dalam forum tersebut CIA juga mendiskusikan tentang rekrutmen untuk mengisi pekerjaan memegang akun Instagram CIA. Disebutkan yang bisa mengisi lowongan pekerjaan ini adalah mereka yang paham tentang sosial media.

Walaupun udah mengungumkan kalo CIA bakal punya Insatgram, Haspel juga mengakui kalo mereka sebenernya nggak mau mengumbar banyak data-datanya. Dia juga meyakinkan kalo mereka akan sangat berhati-hati dalam memposting di akun sosial medianya.

Sebenarnya sosial media bukanlah hal yang baru bagi CIA, karena mereka juga punya akun Twitter dengan 2,5 juta follower. Namun akun tersebut lebih ke arah memberikan informasi mengenai sejarah-sejarah CIA dan juga memposting lowongan pekerjaan untuk agen intelejen baru bagi mereka.

Sayangnya sampai sekarang belum tau untuk apa akun Instagram milik CIA, apakah akan seperti akun Twitter mereka atau yang lain. Namun karena Instagram adalah sosial media berbasis gambar, mungkin sosial media ini akan lebih sensitif ketimbang Twitter yang berbasis teks. Ya kita liat aja nanti deh ya, Geeqs!

Film & TV

Russo Bersaudara Ungkap Aktor yang Dapat Naskah Lengkap Avengers: Endgame

Arya Despratama | 2 jam yang lalu
Russo Bersaudara Ungkap Aktor yang Dapat Naskah Lengkap Avengers: Endgame

Kalo Tom Holland dan Mark Ruffalo gak dipercaya buat megang naskah lengkap Avengers: Endgame. Dua aktor ini justru malah mendapat kepercayaan untuk menjaga rahasia dengan diberikan skrip lengkap filmnya. Siapa mereka? Yuk, simak di bawah sini.

Geeq.id, Jakarta – Beberapa aktor dalam Marvel Cinematic Universe dikenal sebagai tukang spoiler. Sebut aja pemeran Peter Parker a.k.a. Spider-Man, Tom Holland, dan Bruce Banner alias Hulk, Mark Ruffalo, yang kerap membocorkan tiap film MCU yang dibintanginya. Gak heran kalo mereka gak dipercaya buat megang naskah lengkap Avengers: Endgame.

Namun, ada juga beberapa aktor yang dipercaya oleh Russo bersaudara buat membaca skrip lengkap Avengers: Endgame, Geeqs. Mereka adalah Robert Downey Jr. pemeran Tony Stark a.k.a. Iron Man dan Chris Evans alias Captain America. Dalam wawancara dengan Rotten Tomatoes, yang dilansir dari Geektyrant, Joe Russo mengatakan,

“Robert Downey Jr. mungkin satu-satunya aktor yang telah membaca seluruh naskahnya. Saya rasa Benedict Cumberbatch hanya mendapatkan skrip bagiannya. Chris Evans kemungkinan sudah membaca seluruh naskahnya.”

Gak heran kalo keduanya telah dipercaya untuk mendapatkan naskah lengkap Avengers: Endgame. Pasalnya, mereka merupakan aktor profesional dan udah lama bekerja sama dengan Marvel Studios. Apalagi baik Downey dan Evans sama-sama belum pernah menebar spoiler dari film-film yang dibintanginya.

Lebih lanjut, Joe menambahkan kalo di film puncak MCU ini bakal lebih banyak kejutan dibanding Infinity War. Ia berkata.

“Kami telah sampai sejauh ini, terutama dengan Endgame. Ada lebih banyak rahasia di Endgame dibanding di Infinity War.”

Avengers: Endgame akan dibintangi oleh Chris Evans (Captain America), Robert Downey Jr. (Iron Man), Chris Hemsworth (Thor), Mark Ruffalo (Hulk), Scarlett Johansson (Black Widow), Jeremy Renner (Hawkeye), Paul Rudd (Ant-Man), Don Cheadle (War Machine), Brie Larson (Captain Marvel), Danai Gurira (Okoye), Bradley Cooper (Rocket Raccoon), Karen Gillan (Nebula), dan Josh Brolin (Thanos).

Berita Pilihan

Setelah Aksi Terorisme, Beredar Video Patung Bunda Maria yang Menangis di Sri Lanka

Febi Prilaksono | 2 jam yang lalu
Setelah Aksi Terorisme, Beredar Video Patung Bunda Maria yang Menangis di Sri Lanka

Pada hari Minggu, 21 April 2019 yang lalu, dunia dibuat berduka karena terjadi aksi terorisme di Sri Lanka yang mengakibatkan ratusan korban, baik yang tewas maupun luka-luka. Setelah aksi tersebut, terjadi sebuah fenomena aneh dimana patung Bunda Maria terlihat menangis. Benarkah demikian?

Geeq.id, Jakarta - Beberapa hari yang lalu, tepatnya tanggal 21 April 2019 terjadi aksi biadab dimana para teroris melancarkan aksinya di Sri Lanka dengan mengebom di beberapa lokasi. Sontak dunia pun berduka karena aksi tersebut menyebabkan ratusan korban, baik korban jiwa maupun luka-luka.

Setelah kejadian tersebut beredar video yang memperlihatkan sebuah patung Bunda Maria menangis dan disebut-sebut terjadi di Sri Lanka tepat setelah kejadian terorisme di sana. Sayangnya dari video tersebut nggak bisa dipastikan apakah benar itu terjadi di Sri Lanka dan benarkah ini sebuah pertanda atau hanya sekedar hoax belaka.

Inilah videonya:

Sebenarnya kejadian patung Bunda Maria yang menangis bukanlah kali pertama terjadi. Sebelumnya sebuah fenomena patung Bunda Maria yang menangis juga pernah terjadi di Amerika Serikat, tepatnya di Gereja Our Lady of Guadalupe di Hobbs, New Mexico. Bahkan bukan nangis air biasa melainkan mengeluarkan minyak zaitun yang bercampur dengan wewangian.

Patung yang terbuat dari perunggu tersebut awalnya terlihat meneteskan air mata pada bulan Mei 2018 yang lalu. Bahkan hal ini menjadi perhatian khusus dan udah diinvestigasi oleh Keuskupan Las Cruces. Mereka menyebutkan bahwa air yang keluar dari patung Bunda Maria tersebut mirip dengan minyak yang digunakan untuk membaptis warga.

Kembali ke patung Bunda Maria di Sri Lanka, kebenaran tentang video tersebut masih abu-abu dan masih terus diselidiki kebenarannya, apakah benar ini terjadi di Sri Lanka dan apakah ini benar fenomena alam atau hanya buatan manusia aja. Kita tunggu aja kebenaran dari fenomena ini ya Geeqs.

Terlepas dari fenomena patung Bunda Maria yang menangis di Sri Lanka, segenap tim Geeqy berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya dengan aksi terorisme yang terjadi di sana. Semoga seluruh warga Sri Lanka bisa tegar dan dapat melewati kejadian ini dengan kuat. Yuk, semuanya ikut berdoa buat warga Sri Lanka.